PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pengelola Dana Perkebunan atau BPDP terus memperkuat ekosistem kewirausahaan berbasis perkebunan melalui berbagai inisiatif strategis. Salah satunya adalah rencana pendirian Rumah UKMK Perkebunan, sebuah ruang display yang akan menampilkan beragam produk hasil usaha kecil, menengah, dan koperasi atau UKMK dari sektor perkebunan. Program ini diharapkan menjadi etalase inovasi sekaligus wadah promosi bagi pelaku usaha lokal.

Dalam sambutan virtualnya pada Workshop UKMK Sawit BPDP bersama Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta atau AKPY bersama Sawit Center Indonesia di Pangkalan Bun, Kepala Divisi Kemasyarakatan dan UKMK BPDP, Helmi Muhansah, menyampaikan harapannya agar pelaku usaha kecil dari Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dapat menjadi mitra aktif BPDP.

“Produk dari turunan sawit, kakao, dan kelapa sangat potensial. Jika di Kobar dominan dengan sawit, maka harapannya muncul produk berbasis sawit yang bisa ditampilkan di Rumah UKMK Perkebunan,” ujarnya dalam rilis pada Rabu, 27 Agustus 2025.

Workshop ini menjadi momentum penting untuk mendorong lahirnya produk nyata dari pelaku UKMK. Melalui pelatihan aplikatif, peserta diajak untuk mengembangkan produk turunan yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga mendukung ketahanan pangan dan energi. BPDP berharap hasil dari kegiatan ini tidak berhenti pada rekomendasi, melainkan berlanjut menjadi produk yang siap dikurasi dan dipamerkan.

Saat ini, BPDP telah memiliki katalog berisi 100 produk UKMK berbasis sawit yang dapat menjadi inspirasi bagi pelaku usaha di seluruh Indonesia. Produk-produk tersebut mencakup berbagai kategori, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga energi alternatif, menunjukkan luasnya potensi sawit sebagai bahan baku industri kreatif dan fungsional.

Helmi menegaskan bahwa apresiasi tinggi diberikan kepada para peserta workshop yang menunjukkan semangat inovasi dan kolaborasi.

“Kami menanti produk-produk yang lahir dari kegiatan ini. Bukan hanya sebagai hasil pelatihan, tetapi sebagai wujud nyata kontribusi UKMK terhadap pengembangan sektor perkebunan,” pungkasnya.

Dengan dukungan BPDP dan kolaborasi lintas sektor, Rumah UKMK Perkebunan diharapkan menjadi simbol kemajuan usaha kecil berbasis sumber daya lokal. Inisiatif ini membuka peluang baru bagi masyarakat Kobar dan daerah lain untuk menampilkan karya mereka, memperluas pasar, dan memperkuat posisi UKMK dalam rantai nilai industri perkebunan nasional. (TESTI PRISCILLA/y)