LAMANDAU –

BORNEONEWS, Nanga Bulik – Pemerintah Kabupaten Lamandau secara aktif memperkuat potensi ekonomi generasi muda melalui penyelenggaraan pelatihan kewirausahaan. Inisiatif ini digulirkan untuk mendorong lahirnya pemuda yang lebih kreatif, mandiri, dan memiliki semangat berwirausaha, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata pada pembangunan daerah.

Sebanyak 24 pemuda terpilih, mewakili delapan kecamatan di Kabupaten Lamandau, menjadi peserta dalam pelatihan ini. Acara pembukaan secara resmi dilaksanakan pada Rabu, 2 September 2025, dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lamandau, Medika Hermawan.

Medika Hermawan menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan wujud konkret komitmen Pemerintah Kabupaten Lamandau dalam mengembangkan potensi pemuda.

"Kami sangat berharap, melalui program ini, para peserta dapat memperoleh bekal pengetahuan dan keterampilan esensial yang dibutuhkan untuk memulai serta mengembangkan usaha mereka," ujarnya, Rabu,  3 September 2025.

Pelatihan yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 2 hingga 4 September 2025, ini membekali peserta dengan beragam materi penting seputar kewirausahaan. Topik yang dibahas meliputi strategi membangun usaha, pelatihan pengolahan kopi barista, teknik branding produk yang efektif, manajemen permodalan usaha, pemanfaatan teknologi digital dalam bisnis, hingga motivasi pengembangan usaha berbasis potensi lokal yang melimpah di Kabupaten Lamandau.

Dalam kesempatan tersebut, Medika juga menekankan peran strategis pemuda dalam menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

"Pemuda adalah aset vital bagi daerah kita. Dengan bekal keterampilan kewirausahaan, mereka tidak hanya mampu meningkatkan kesejahteraan diri sendiri, tetapi juga akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat di sekitarnya," terangnya.

Pemerintah Kabupaten Lamandau berkomitmen penuh untuk terus mendukung para pemuda dalam mengembangkan usaha mereka pasca-pelatihan. 

"Komitmen ini diwujudkan melalui program pendampingan berkelanjutan, fasilitasi akses permodalan, serta pembentukan jaringan bisnis yang kuat untuk memastikan keberlangsungan usaha yang dirintis," jelas Medika.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para pemuda di Kabupaten Lamandau akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan ekonomi global. Mereka diharapkan dapat berkontribusi secara signifikan dalam mewujudkan visi pembangunan daerah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera di masa depan. (NATALIA KRISTIN/y)