BORNEONEWS, Sampit – Lampu penerangan jalan umum (PJU) di ruas Jalan Pramuka dan Jalan Pemuda, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sudah tampak terang dalam beberapa hari terakhir. Namun, pemasangan PJU tersebut ternyata masih dalam tahap uji coba.
“Lampu sudah menyala sejak sekitar empat hari lalu, tapi ini masih uji coba. Target kami uji coba berlangsung selama 10 hari untuk memastikan semua jaringan berfungsi baik. Kalau ada yang tidak sempurna akan langsung kami perbaiki,” kat Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kotim, Raihansyah, Sabtu, 20 September 2025.
Ia mengatakan, pengerjaan proyek PJU tersebut sudah mencapai 100 persen. Namun pihaknya belum melakukan peluncuran PJU secara resmi. Dirinya masih akan melihat perkembangan kondisi PJU selama uji coba berlangsung 10 hari.
"Kalau ada jaringan-jaringan yang tidak sempurna akan kami perbaiki lagi. Jadi ini tahap uji coba saja dalam beberapa hari ini akan terus menyala dari taman kota sampai Masjid Agung Wahyu Al Hadi," imbuhnya.
Menurutnya, proyek tersebut sudah berjalan sesuai perencanaan yang disusun konsultan. Pihaknya juga telah mengecek proyek bersama pelaksana dan inspektorat.
"Alhamdulillah tidak ada kendala selama uji coba. Kemarin ada 4 titik yang tidak menyala di daerah Jalan Pramuka karena connecting kabelnya saja dan ini akan kami evaluasi lagi selama 10 hari kedepan," pungkasnya.
Berdasarkan data Dishub Kotim, pembangunan PJU dilakukan di 164 titik di sepanjang Jalan Pemuda dan Jalan Pramuka. Penentuan titik dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi lapangan serta kebutuhan penerangan di wilayah rawan.
Untuk Jalan Pemuda, proyek pemasangan PJU ditangani CV Sarana Indah Motor dengan nilai kontrak Rp2,7 miliar. Sebanyak 81 tiang lampu dipasang di jalan sepanjang 2,3 kilometer.
Sementara itu, di Jalan Pramuka, proyek ditangani PT Wardhana Wardhani Jaya dengan nilai kontrak Rp2,8 miliar. Sebanyak 83 tiang lampu dipasang di jalan sepanjang 3,2 kilometer. (DEWI PATMALASARI/H)









