PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir Badan Pengelola Dana Perkebunan atau BPDP, Mohammad Alfansyah, menegaskan komitmen lembaganya dalam memperkuat regenerasi sumber daya manusia atau SDM sektor perkebunan. Hal ini disampaikan dalam kuliah umum mahasiswa baru Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi yang diikuti oleh 328 mahasiswa baru, sebagian di antaranya merupakan penerima beasiswa BPDP.

“Kalau tanamannya diremajakan, SDM-nya juga harus diremajakan,” ujar Alfansyah dalam rilisnya pada Jumat, 10 Oktober 2025.

Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam membawa inovasi dan semangat baru ke dalam dunia perkebunan. Menurutnya, anak muda harus mampu beradaptasi dan menciptakan solusi agar bisa hidup dan berkembang di lingkungan kebun yang terus berubah.

Dalam kesempatan tersebut, Alfansyah juga menyoroti pentingnya integritas sebagai fondasi utama bagi lulusan Poltek CWE. Ia mengingatkan agar para mahasiswa tidak tergoda oleh praktik-praktik negatif yang merusak citra industri.

“Jangan pernah ada yang menjadi pencuri TBS sawit. Lulusan Poltek CWE harus jadi agen perubahan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Alfansyah mengungkapkan bahwa BPDP kini mengemban mandat baru yang lebih luas. Selain mengelola dana sawit, lembaga tersebut juga bertanggung jawab atas pengembangan komoditas kelapa dan kakao. “Ini tantangan baru, sekaligus peluang memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen utama komoditas tropis dunia,” katanya.

Mandat baru ini, menurut Alfansyah, membuka ruang bagi pengembangan SDM lintas komoditas yang lebih adaptif dan berdaya saing. Ia berharap Poltek CWE dapat menjadi pusat pendidikan vokasi yang tidak hanya fokus pada kelapa sawit, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan industri kelapa dan kakao yang terus berkembang.

Dengan semangat regenerasi dan integritas, BPDP menegaskan bahwa investasi pada pendidikan dan pelatihan SDM adalah kunci keberlanjutan industri perkebunan nasional.

“Kami percaya, masa depan sawit, kelapa, dan kakao ada di tangan generasi muda yang berani, jujur, dan inovatif,” tutur Alfansyah. (TESTI PRISCILLA/y)