KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Pemkab Gunung Mas melalui Dinas Pertanian memberikan bantuan alat pasca panen pengolahan hasil pertanian.

"Alat pasca-panen itu penting, membantu poktan mengelola hasil panennya. Kalau misal panen kemudian terlambat penanganannya cepat busuk, itu sayang," kata Efrensia, Senin, 27 Oktober 2025.

Pasca-panen menjadi satu kesatuan yang juga Pemkab Gunung Mas tangani dari hulu ke hilir mulai dari bantuan bibit, sarana produksi, pasca panen bahkan sampai pemasaran.

"Tugas pemerintah memfasilitasi itu, pasca panen, pemasaran, pengolahan agar meningkatkan nilai tambah bisa memperpanjang umur produk agar tidka rusak," ucapnya.

Seperti adanya bazar UMKM, pasar tani dan festival pangan yang baru-baru ini dilaksanakan kata Efrensia juga menjadi salah satu upaya pemasaran produk lokal

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gunung Mas Aryantoni menjelaskan bahwa ada empat poktan dan satu Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) yang menerima bantuan alat pasca-panen.

Penerima yang dimaksud yakni Poktan Sejahtera Bersama Samui Desa Samui Kecamatan Manuhing Raya, Kelompok Wanita Tani Penyang Hamputung Kelurahan Tumbang Marikoi Kecamatan Damang Batu, Poktan Tahasak Tukau Desa Luwuk Tukau Desa Luwuk Tukau Kecamatan Manuhing Raya.

Lalu Poktan Manawau Sejahtera Desa Tanjung Riu Kecamatan Kurun dan UPPKA Hanania Desa Batu Nyapau Kecamatan Tewah.

"Penyerahan bantuan alat pasca panen pengolahan hasil pertanian tersebut telah dilaksanakan pada puncak kegiatan Hari Tani dan Hari Pangan Sedunia pada Kamis, 23 Oktober 2025. Kami berharap, bantuan tersebut bisa dirawat dan dimanfaatkan dengan baik," ucapnya. (RISKA YULYANA/y)