SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Dinas Perhubungan (Dishub) Kotawaringin Timur (Kotim) melakukan evaluasi terhadap bukaan median jalan (U-turn) di Jalan Teratai IV Sampit yang kerap dikeluhkan warga karena sering menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

“Hari ini kami lakukan uji coba penutupan menggunakan water barrier dan akan kami evaluasi beberapa hari ke depan,” kata Kepala Dishub Kotim Raihansyah, Rabu, 5 November 2025.

Langkah tersebut dilakukan setelah banyak laporan dari masyarakat terkait seringnya terjadi kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di bukaan median Jalan HM Arsyad, tepatnya di sekitar simpang Jalan Teratai. Warga mengusulkan agar bukaan median tersebut ditutup demi keselamatan pengguna jalan.

Menindaklanjuti hal itu, Dishub Kotim bersama instansi terkait melakukan survei dan evaluasi di lapangan pada Selasa, 4 November 2025. Kemudian hari ini pihaknya akan melakukan uji coba penutupan sementara menggunakan water barrier.

Selanjutnya, Dishub akan menyusun telaahan staf teknis lengkap dengan gambar mitigasi dan rekayasa lalu lintas, berdasarkan hasil survei dan kesepakatan Tim Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Kotim.

“Hasil telaahan ini akan kami sampaikan kepada Bupati Kotim sebagai dasar pengambilan keputusan terkait penutupan atau pembukaan beberapa U-turn secara permanen,” imbuhnya.

Setelah mendapatkan persetujuan dari bupati, pelaksanaan fisik penutupan atau pembukaan median akan dilakukan oleh Dinas SDABMBKPRK Kotim sesuai rekomendasi Dishub dan Forum LLAJ.

Selain itu, Dishub Kotim juga membahas rencana pembukaan median di Jalan A Yani depan PSC 119. Berdasarkan hasil pengecekan lapangan, rencana tersebut perlu mendapatkan izin dari Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Palangka Raya, mengingat lokasi tersebut merupakan jalan nasional. (DEWI PATMALASARI/H)