BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Dinas Perhubungan dan didukung instansi terkait, melakukan penjajakan kerja sama dengan Kementerian Perhubungan terkait upaya peningkatan sumber daya manusia (SDM) di bidang perhubungan.
"Intinya kami ingin, selain pembangunan infrastruktur, kami juga berusaha investasi jangka panjang yakni pembangunan SDM di bidang perhubungan, terutama bagi putra daerah," kata Kepala Dinas Perhubungan Kotawaringin Timur, Raihansyah, Senin, 24 November 2025.
Hal tersebut dibuktikan pihaknya dengan menyambangi kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) di Jakarta untuk melakukan audiensi penjajakan kerja sama pola pembibitan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kamis, 20 November 2025.
Raihansyah datang bersama Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kotawaringin Timur Kamaruddin Makkalepu dan Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah Kotawaringin Timur. Rombongan diterima Kepala Pusat Pengembangan SDM Aparatur Perhubungan Darat, Bambang Siswoyo yang memimpin langsung pertemuan penting tersebut.
"Langkah ini merupakan upaya meningkatkan ketersediaan SDM yang berkompeten, khususnya di bidang lalu lintas sungai, danau dan penyeberangan di Kabupaten Kotawaringin Timur," ucapnya. .
Untuk itu, Dishub berinisiatif menjajaki kerja sama pola pembibitan atau ikatan dinas daerah untuk putra dan putri daerah Kotawaringin Timur.
Ia mengungkapkan melalui kerja sama tersebut, putra putri daerah Kotawaringin Timur dapat menempuh pendidikan di sekolah kedinasan Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) di Palembang yang berada di bawah naungan Kementerian Perhubungan.
Poltektrans SDP Palembang adalah sebuah perguruan tinggi kedinasan di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan di bidang transportasi perairan darat yang dikelola Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
Geografis Kotawaringin Timur yang memiliki banyak sungai membuatnya memerlukan SDM yang mumpuni dalam mengelola pelayanan transportasi, termasuk transportasi sungai, danau dan penyeberangan. Dalam pertemuan ini dilakukan pembahasan jumlah formasi yang dibutuhkan oleh Kabupaten Kotawaringin Timur, serta sistem kerja sama yang akan digunakan jika kerja sama ini nantinya disepakati.
"Keberadaan SDM juga sangat dibutuhkan dalam meningkatkan pelayanan di bidang perhubungan. Untuk peningkatan SDM perhubungan juga harus menjadi perhatian, selain peningkatan sarana dan prasarana perhubungan," ujarnya.
Ia berharap banyak putra dan putri Kotawaringin Timur yang nantinya bisa mengenyam pendidikan dan mempunyai kemampuan mumpuni di bidang perhubungan, sehingga bisa ikut membangun bidang perhubungan di daerah ini.
"Fokus Kotim saat ini tidak hanya pembangunan infrastruktur, tapi yang tidak kalah penting adalah pengembangan SDM. Mudah-mudahan kerja sama ini bisa berjalan dan hasilnya sesuai harapan kita," demikian ujar Raihansyah. (DEVIANA/y)









