BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Tengah telah menerima kunjungan audiensi dari Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Palangka Raya.
Kunjungan tersebut dirancang sebagai kesempatan untuk membahas potensi kolaborasi antara kedua instansi dalam memajukan pembinaan lingkungan hidup di lingkungan rutan.
Kepala DLH Kalteng, Joni Harta, menjelaskan bahwa audiensi ini difokuskan pada tiga poin utama dalam kerja sama yang diharapkan. Ketiga poin tersebut adalah kegiatan penghijauan, pengelolaan sampah, dan edukasi lingkungan yang akan diberikan kepada warga binaan di Rutan Palangka Raya.
Menurut Joni Harta, penghijauan di lingkungan rutan tidak hanya akan mempercantik lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan dan kesejahteraan warga binaan.
"Kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan suasana yang lebih nyaman dan mendukung proses pembinaan serta pemulihan warga binaan," katanya, Kamis, 11 Desember 2025.
Selain penghijauan, pengelolaan sampah yang baik juga menjadi bagian penting dari pembinaan lingkungan.
Joni menyatakan bahwa kerja sama dalam hal ini akan membantu Rutan Palangka Raya mengelola sampah secara efektif dan efisien, sehingga mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan serta menciptakan kebiasaan bersih yang baik bagi warga binaan.
Edukasi lingkungan yang diberikan kepada warga binaan juga dianggap krusial. Melalui edukasi ini, diharapkan warga binaan dapat memahami pentingnya menjaga lingkungan dan membentuk kesadaran yang tinggi akan keberlanjutan.
Hal ini akan bermanfaat tidak hanya di dalam lingkungan rutan, tetapi juga ketika mereka kembali ke masyarakat.
Joni Harta menekankan bahwa sinergi lintas instansi seperti ini menjadi langkah penting menuju terwujudnya Kalimantan Tengah yang lebih bersih, hijau, dan berkelanjutan.
"Kami berkomitmen untuk segera menindaklanjuti diskusi dalam audiensi ini menjadi rencana kerja yang konkret," pungkasnya. (PATHUR/H)









