SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Program ini menitikberatkan pada deteksi dini dan skrining penyakit tidak menular yang saat ini menjadi perhatian utama di bidang kesehatan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kotim, Nugroho Kuncoro Yudho, menjelaskan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan stan pemeriksaan terbuka untuk umum dengan layanan cek tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, serta pemeriksaan IVA untuk deteksi dini kanker serviks, skrining tuberkulosis, dan kesehatan jiwa.

“Kami terus rutin melaksanakan pemeriksaan gratis. Hal itu agar masyarakat bisa mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal sehingga dapat dilakukan pencegahan atau pengobatan sedini mungkin,” ujar Nugroho, Senin, 15 Desember 2025

Nugroho menyoroti penyakit gagal ginjal yang semakin mengkhawatirkan, sebagai akibat dari pola hidup yang kurang sehat, termasuk konsumsi makanan tinggi gula dan garam serta kurangnya aktivitas fisik.

“Gagal ginjal itu sebenarnya kumpulan dari penyakit lain yang tidak tertangani dengan baik, seperti hipertensi dan diabetes. Kalau tidak dikontrol, ujungnya bisa gagal ginjal,” jelasnya.

Ia mengungkapkan pula bahwa jumlah pasien cuci darah di Kotim terus meningkat, sementara fasilitas masih terbatas sehingga antrean panjang tidak terhindarkan. Bahkan, sebagian pasien terpaksa menjalani pengobatan di luar daerah.

Menurut Nugroho, pengendalian penyakit tidak menular harus dimulai sejak dini, dengan rutin memeriksa kesehatan, menjaga pola makan, meningkatkan aktivitas fisik, serta menghindari rokok. Stres juga menjadi faktor pemicu yang perlu dikelola dengan baik agar tidak memperburuk kondisi kesehatan.

“Kalau gula darah dan tekanan darah tidak dikontrol, risikonya sangat besar. Apalagi ditambah kebiasaan merokok,” tandasnya.

Ia menambahkan bahwa penyakit ginjal kini tidak hanya menyerang usia lanjut, tetapi juga usia produktif antara 30 hingga 50 tahun, bahkan berpotensi mengancam usia muda jika pola hidup tidak sehat terus berlangsung.

“Gagal ginjal tidak bisa disembuhkan, hanya bisa dipertahankan dengan cuci darah rutin. Karena itu, pencegahan sejak dini menjadi sangat penting,” tegasnya. (DEVIANA/y)