NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik – Pemerintah Kabupaten Lamandau melakukan koordinasi bersama PT PLN untuk mewujudkan pemasangan pasokan listrik ke 8 desa lokal yang hingga saat ini belum teraliri listrik.

Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menjelaskan bahwa pemenuhan akses listrik merupakan salah satu prioritas pembangunan daerahnya. Menurutnya, akses listrik yang merata akan menjadi dasar penting bagi kemajuan sektor pendidikan, kesehatan, serta usaha mikro kecil dan menengah di desa-desa terpencil.

"Kami sangat fokus pada pembangunan infrastruktur dasar ini karena kami yakin, listrik adalah kunci untuk membuka peluang kemajuan bagi masyarakat di daerah terpencil," ujarnya secara langsung dalam rapat koordinasi yang digelar pada Senin, 9 Febuari 2026

Tiga desa akan menjadi prioritas pertama yang akan mendapatkan pasokan listrik, yaitu Desa Karang Besi, Karang Mas, dan Mengkalang. Desa-desa tersebut dijadwalkan akan selesai menerima aliran listrik dari PLN pada bulan Maret mendatang.

"Untuk ketiga desa tersebut, kami menetapkan deadline akhir bulan Maret. Semua tahapan pembangunan harus selesai sehingga masyarakat bisa segera merasakan manfaatnya," tegas  Rizky. 

Pemerintah daerah berkomitmen untuk memastikan proses pembangunan infrastruktur listrik di ketiga desa tersebut berjalan lancar dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

"Lima desa lainnya juga telah memiliki jadwal pelaksanaan yang jelas, yaitu Desa Benuatan, Kahinga, Nangamatu, Bintang Mengalih, dan Petarikan. Desa-desa tersebut akan mulai menjalani proses pemasangan infrastruktur listrik antara bulan Juni hingga Desember 2026," kata Bupati Rizky.

Bupati Rizky juga mengungkapkan bahwa untuk dua desa lainnya, yaitu Desa Kina dan Jemuat, proses persiapan telah memasuki tahap perizinan. Pemasangan tiang dan kabel listrik di kedua desa tersebut harus melewati area hutan lindung, sehingga diperlukan izin khusus yang diajukan ke instansi pusat terkait.

Pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan pelaksanaan proyek pemasangan listrik di setiap desa dan berkoordinasi dengan semua pihak terkait untuk mengatasi segala kendala yang mungkin muncul selama proses berlangsung. 

"Dengan komitmen ini, kami berharap semua desa di Lamandau dapat menikmati pasokan listrik yang andal dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat," tutupnya. (NATALIA KRISTIN/H)