NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik – Pemerintah Kabupaten Lamandau melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan menggelar High Level Meeting Monitoring dan Evaluasi Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) Tahun 2025–2026. 

Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Setda Lamandau, sebagai langkah menuju Kabupaten Lamandau Full UCJ 2030. dipimpin oleh Asisten Administrasi Umum Setda Lamandau, Friaraiyatini, yang mewakili Bupati Lamandau. 

Friaraiyatini, mengatakan komitmen bersama sangat diperlukan untuk mempercepat capaian Universal Coverage Jaminan Sosial di Kabupaten Lamandau. Pemerintah daerah, kata dia, bertekad memastikan seluruh pekerja mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Target menuju Lamandau Full UCJ 2030 bukan sekadar komitmen administratif, melainkan wujud nyata tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Lamandau dalam memastikan seluruh pekerja, baik sektor formal maupun informal, memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” Ujarnya, Sabtu, 28 Febuari 2026

Ia juga menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi faktor penentu keberhasilan program tersebut. Ia menyebutkan, pendataan pekerja rentan, optimalisasi dukungan anggaran, serta pengawasan terhadap kepatuhan badan usaha harus dilakukan secara terpadu.

“Koordinasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan. Dengan kerja kolaboratif, saya optimis target Full UCJ 2030 dapat kita capai tepat waktu,” tegasnya.

Melalui forum High Level Meeting ini, pemerintah daerah berharap dapat merumuskan rekomendasi strategis dan langkah konkret guna memperluas kepesertaan serta meningkatkan perlindungan bagi para pekerja di Kabupaten Lamandau, demi mewujudkan kesejahteraan yang berkelanjutan. (NATALIA KRISTIN/H)