PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menggelar kegiatan Edukasi Perkebunan bagi Siswa dan Anak-anak Tahun 2026 dengan tema “Kakao dan Rahasia Cokelat” di Ballroom BPDP, Jakarta. Kegiatan ini diikuti sekitar 60 siswa dari Rumah Tahfidz An Nur, Cinere, Depok, serta anak-anak yang tinggal di sekitar kantor BPDP di kawasan Gambir.  

Direktur Hukum dan Kerja Sama BPDP, Pangihutan Siagian, menegaskan bahwa kegiatan edukasi ini merupakan bagian dari strategi BPDP untuk tidak hanya mengelola dana perkebunan, tetapi juga berinvestasi pada pembangunan pengetahuan dan literasi publik.

“Edukasi sejak dini adalah langkah preventif untuk membangun persepsi positif, berbasis fakta, dan berorientasi pada keberlanjutan,” ujarnya dalam rilis pada Kamis, 19 Maret 2026.

Kegiatan dikemas secara kreatif melalui sesi dongeng edukatif yang dibawakan oleh Kak Rona Mentari, pendiri Rumah Dongeng Anak. Dengan metode storytelling, anak-anak diajak memahami perjalanan kakao dari kebun hingga menjadi cokelat yang mereka konsumsi sehari-hari. Pendekatan ini membuat materi lebih mudah dipahami sekaligus menyenangkan.  

Setelah sesi dongeng, anak-anak mengikuti kuis interaktif yang menguji pemahaman mereka mengenai manfaat kakao, proses pengolahan, serta peran petani dalam menghasilkan cokelat. Aktivitas ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkuat pengetahuan yang telah mereka peroleh sepanjang kegiatan.  

BPDP juga memperkenalkan komik edukatif anak yang membahas tiga komoditas utama: kelapa sawit, kelapa, dan kakao. Komik bilingual dengan ilustrasi menarik ini dirancang agar mudah dipahami oleh anak-anak dan dapat digunakan sebagai media pembelajaran di sekolah maupun di rumah.  

Melalui kombinasi dongeng, kuis, dan komik edukatif, BPDP berharap dapat menumbuhkan pemahaman positif generasi muda terhadap sektor perkebunan. Edukasi ini diharapkan memperkuat literasi publik mengenai peran strategis komoditas perkebunan bagi kesejahteraan petani, pembukaan lapangan kerja, serta kontribusi terhadap perekonomian nasional. (TESTI PRISCILLA/H)