PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah mencatat inflasi tahunan atau year-on-year atau y-on-y pada Maret 2026 mencapai 3,86 persen.

Angka tersebut menunjukkan adanya kenaikan harga barang dan jasa secara umum dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan Indeks Harga Konsumen atau IHK berada di level 111,51.

Kepala BPS Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, menjelaskan bahwa inflasi tertinggi secara y-on-y terjadi di Kabupaten Kapuas sebesar 4,20 persen dengan IHK sebesar 113,46. Sementara itu, inflasi terendah tercatat di Kabupaten Sukamara sebesar 2,67 persen dengan IHK sebesar 112,44.

"Inflasi y-on-y tersebut dipicu oleh kenaikan harga pada sebagian besar kelompok pengeluaran masyarakat. Kenaikan paling signifikan terjadi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang mencapai 13,63 persen, disusul kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 5,34 persen," kata Agnes dalam penyampaian berita resmi statistik pada Rabu, 1 April 2026.

Selain itu, kelompok makanan, minuman dan tembakau turut memberikan andil inflasi sebesar 4,81 persen. Disusul kelompok pendidikan sebesar 2,71 persen serta kelompok penyediaan makanan dan minuman atau restoran sebesar 2,63 persen yang juga mengalami kenaikan harga.

"Lebih lanjut, beberapa kelompok lain yang mengalami peningkatan indeks yakni kelompok kesehatan sebesar 1,68 persen, rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 0,64 persen, serta pakaian dan alas kaki sebesar 0,49 persen," katanya.

Adapun kelompok transportasi juga mengalami kenaikan meski relatif rendah, yakni sebesar 0,22 persen.

Di sisi lain, terdapat dua kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yakni kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,15 persen serta kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,03 persen.

"Sementara itu, inflasi bulanan atau month-to-month pada Maret 2026 tercatat sebesar 0,54 persen, dan inflasi tahun kalender atau year-to-date sebesar 1,39 persen," jelasnya. (TESTI PRISCILLA/H)