PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Struktur dunia usaha di Kalimantan Tengah masih didominasi oleh pelaku usaha skala kecil. Berdasarkan hasil Sensus Ekonomi 2016 yang dirilis Badan Pusat Statistik, tercatat sebanyak 237.092 usaha atau perusahaan beroperasi di wilayah ini.

Kepala BPS Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, menyampaikan bahwa dari total tersebut, mayoritas merupakan Usaha Mikro dan Kecil (UMK).

“Proporsinya mencapai sekitar 98,42 persen, sedangkan usaha menengah dan besar hanya sekitar 1,58 persen,” kata Agnes pada Jumat, 24 April 2026.

Ia menjelaskan, dominasi UMK menunjukkan bahwa perekonomian daerah masih sangat bergantung pada sektor usaha rakyat. Kondisi ini sekaligus menjadi peluang bagi pemerintah untuk terus mendorong penguatan kapasitas dan daya saing UMK.

Dari sisi lapangan usaha, sektor perdagangan besar dan eceran, termasuk reparasi mobil dan sepeda motor, menjadi yang paling dominan dengan jumlah 114.759 unit usaha. Disusul sektor penyediaan akomodasi dan makan minum sebanyak 35.832 usaha, serta industri pengolahan sebanyak 23.168 usaha.

“Struktur ini mencerminkan aktivitas ekonomi masyarakat yang cukup dinamis di sektor perdagangan dan jasa, terutama yang berkaitan langsung dengan kebutuhan sehari-hari,” kata Agnes lagi.

Ia menambahkan, data ini menjadi dasar penting dalam perumusan kebijakan pembangunan ekonomi daerah, termasuk dalam mendorong pemerataan pertumbuhan dan peningkatan kualitas usaha di Kalimantan Tengah. (TESTI PRISCILLA/y)