BORNEONEWS, Nanga Bulik – Pemerintah Kabupaten Lamandau menegaskan fokus utamanya dalam mendukung dunia kerja adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta pembukaan peluang kerja yang lebih luas. Komitmen tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Nanga Bulik, Jumat, 8 April 2026
Plh Sekretaris Daerah Lamandau, Joni Elen, yang mewakili Bupati dalam kegiatan di Kantor Disnakertrans Lamandau mengatakan, kontribusi para pekerja sangat besar dalam mendorong pembangunan daerah. Karena itu, pemerintah tidak hanya fokus pada perlindungan tenaga kerja, tetapi juga peningkatan kompetensi dan keterampilan pekerja.
“Pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan kesejahteraan pekerja melalui pendidikan vokasi, pelatihan kerja, serta program peningkatan dan pembaruan keahlian atau upskilling dan reskilling. Hal ini penting agar tenaga kerja mampu bersaing dan beradaptasi dengan perkembangan zaman,” ujarnya saat membacakan sambutan Bupati Lamandau.
Ia menambahkan, tantangan dunia kerja saat ini berkembang sangat cepat sehingga kemampuan tenaga kerja juga harus terus diperbarui agar tetap relevan dengan kebutuhan industri.
“Pemerintah hadir untuk menjembatani kebutuhan tersebut agar para pekerja di Lamandau memiliki kompetensi yang mumpuni dan siap bekerja di berbagai sektor usaha,” katanya.
Selain peningkatan kualitas SDM, Pemkab Lamandau juga terus mendorong masuknya investasi ke daerah sebagai langkah strategis memperluas lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Menurutnya, kehadiran investor dan perusahaan baru sangat penting dalam menciptakan peluang kerja yang lebih banyak dan beragam, sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami terus berupaya menciptakan iklim usaha yang kondusif agar investasi dapat terus masuk ke Lamandau. Setiap investasi yang hadir berarti membuka peluang baru bagi masyarakat untuk bekerja dan meningkatkan taraf ekonomi keluarga,” tambahnya.
Momentum May Day 2026 juga diisi dengan penyerahan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) yang didukung melalui APBD dan Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit.
Kegiatan ditutup dengan jalan sehat dan apel bersama yang diikuti unsur Forkopimda, ASN, serikat pekerja, serta perwakilan perusahaan di Kabupaten Lamandau. Pemerintah berharap sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja terus terjalin demi mendukung kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Lamandau. (NATALIA KRISTIN/H)









