PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pengelola Dana Perkebunan terus memperkuat hilirisasi industri kelapa sawit nasional melalui pengembangan produk turunan berbasis usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM. Komitmen itu ditunjukkan BPDP melalui partisipasi dalam ajang internasional PALMEX Jakarta 2026 yang digelar di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran.

Mengusung tema “Mendorong Industri Kelapa Sawit Global Melalui Inovasi dan Transformasi Digital”, kegiatan tersebut menjadi ruang strategis bagi pelaku industri sawit dunia untuk memperkenalkan inovasi, memperluas jejaring bisnis, sekaligus menjajaki peluang investasi dan teknologi terbaru di sektor kelapa sawit.

Dalam pameran tersebut, BPDP menampilkan berbagai produk inovatif ramah lingkungan hasil pengembangan UMKM mitra binaannya. Produk yang dipamerkan antara lain pupuk cair organik berbahan limbah cair kelapa sawit, biodegradable mulsa, fungisida organik, bio baby bag untuk nursery, kompos, biochar berbahan cangkang sawit, hingga produk aromaterapi berbahan minyak sawit.

Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah mengatakan, keikutsertaan BPDP dalam PALMEX 2026 bertujuan memperluas promosi produk inovatif UMKM sawit agar mampu menembus pasar global.

“Sebagai wadah sinergi antara pelaku bisnis, ahli, hingga pemasok global, kami berharap kegiatan ini bisa menjadi momentum untuk mewujudkan kolaborasi antara mitra BPDP dengan peserta-peserta pameran lainnya yang berasal dari sekitar 30 negara di dunia, terutama yang berkaitan dengan teknologi dalam industri kelapa sawit,” ungkap Helmi dalam rilisnya pada Kamis, 21 Mei 2026.

Ia menegaskan, penguatan hilirisasi berbasis UMKM menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan industri sawit nasional. Menurutnya, sawit tidak hanya berkontribusi sebagai penyumbang devisa negara, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi daerah, penyerap tenaga kerja, serta penopang ketahanan energi nasional melalui program biodiesel.

Booth BPDP dalam kegiatan tersebut turut mendapat perhatian sejumlah tokoh industri sawit internasional. Di antaranya Deputy Secretary General Council of Palm Oil Producing Countries, Musdhalifah Machmud yang mengapresiasi produk-produk turunan sawit ramah lingkungan hasil binaan BPDP.

Selain itu, stan BPDP juga dikunjungi Vice President Palm Oil Crushing Mill Association, Krisada Chavananad, CEO Fireworks Trade Media Group, Kenny Yong, serta Ketua Umum Dewan Minyak Sawit Indonesia, Sahat Sinaga.

Tak hanya melalui pameran internasional, dukungan BPDP terhadap pengembangan produk turunan sawit juga diwujudkan melalui kehadiran Roemah Perkebunan BPDP di Gedung SMESCO Indonesia, Jakarta Selatan. Fasilitas tersebut menjadi etalase berbagai produk UMKM dan mitra binaan BPDP, mulai dari produk pangan, non-pangan, hingga kerajinan dan home decor berbasis sawit seperti batik sawit dan kerajinan lidi sawit. (TESTI PRISCILLA/H)