PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pengelola Dana Perkebunan atau BPDP terus memperkuat ekosistem usaha sektor perkebunan melalui berbagai program pemberdayaan pelaku usaha. Salah satunya dengan menggelar podcast bertajuk “Bincang UMKM Perkebunan di Roemah” yang berlangsung di Roemah UMKM BPDP SMESCO Indonesia, Jakarta.

Kegiatan yang mengusung tema “Strategi UMKM Naik Kelas melalui Inovasi Produk Berbasis Komoditas Perkebunan” tersebut menjadi sarana edukasi sekaligus promosi bagi pelaku usaha yang mengembangkan produk berbasis komoditas perkebunan nasional.

Podcast menghadirkan Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah, serta Founder Minang Kakao, Afdhal Aliasar. Diskusi dipandu oleh Brigita Agustina dan membahas berbagai strategi pengembangan usaha berbasis komoditas perkebunan seperti kakao, kelapa sawit, dan kelapa.

Dalam kesempatan itu, Helmi Muhansyah menegaskan pentingnya menghadirkan ruang edukasi yang mampu mendorong lahirnya lebih banyak wirausaha berbasis perkebunan.

“Podcast ini menjadi sarana promosi bagi UMKM perkebunan dan diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk berwirausaha berbasis perkebunan. Melalui berbagai cerita dan pengalaman yang dibagikan, kami berharap semakin banyak masyarakat yang melihat peluang besar pengembangan usaha dari komoditas perkebunan Indonesia,” ujarnya pada Rabu, 24 Juni 2026.

Diskusi juga menampilkan kisah inspiratif Minang Kakao dalam membangun usaha berbasis kakao. Afdhal Aliasar berbagi pengalaman mengenai tantangan menjaga kualitas produk, pengelolaan usaha, hingga strategi melakukan inovasi agar produk mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Melalui kegiatan ini, BPDP menegaskan komitmennya untuk membantu pelaku UMKM perkebunan naik kelas melalui penguatan ekosistem usaha. Dukungan tersebut mencakup peningkatan akses informasi pasar, penguatan sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha, hingga perluasan promosi produk melalui berbagai kanal digital.

BPDP juga terus mengoptimalkan peran Roemah UMKM BPDP di SMESCO Indonesia sebagai wadah pengembangan kapasitas pelaku usaha. Melalui fasilitas tersebut, UMKM didorong menghasilkan produk turunan perkebunan yang memiliki daya saing tinggi, bernilai tambah, dan berkelanjutan.

Menurut Helmi, Indonesia memiliki potensi besar dari sektor perkebunan yang dapat diolah menjadi berbagai produk unggulan. Karena itu, inovasi menjadi kunci agar UMKM mampu menciptakan produk yang tidak hanya diminati pasar domestik, tetapi juga memiliki peluang menembus pasar yang lebih luas.

Kegiatan podcast ini merupakan bagian dari upaya BPDP dalam memastikan program UMKM Perkebunan Naik Kelas berjalan secara berkelanjutan. Seluruh rangkaian diskusi akan ditayangkan melalui kanal YouTube dan media sosial resmi BPDP sehingga dapat menjangkau masyarakat dan pelaku usaha di berbagai daerah.

Melalui penyebarluasan informasi dan pengalaman sukses para pelaku usaha, BPDP berharap semakin banyak UMKM perkebunan yang termotivasi untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, dan menciptakan nilai tambah dari kekayaan komoditas perkebunan Indonesia. (TESTI PRISCILLA/H)