BORNEONEWS, Nanga Bulik – Pemerintah Kabupaten Lamandau menegaskan komitmennya mendukung upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika menyusul keberhasilan Polres Lamandau mengungkap dua perkara narkotika dengan barang bukti mencapai 3,2 kilogram sepanjang Juni 2026.
Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Lamandau saat menghadiri kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika di Mapolres Lamandau. Menurutnya, keberhasilan aparat kepolisian mengungkap peredaran narkotika merupakan langkah penting dalam melindungi masyarakat dari ancaman penyalahgunaan obat terlarang yang dapat merusak masa depan generasi muda.
Dalam kegiatan itu, Polres Lamandau memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan dua kasus yang telah memiliki kekuatan hukum sesuai prosedur. Pemusnahan dilakukan sebagai bentuk transparansi penegakan hukum sekaligus mencegah penyalahgunaan barang bukti.
Sekretaris Daerah menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Lamandau atas kerja keras dalam mengungkap jaringan peredaran narkotika di wilayah tersebut. Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan keseriusan aparat penegak hukum dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Lamandau, kami mengapresiasi kerja keras dan dedikasi Polres Lamandau dalam mengungkap kasus narkotika ini. Keberhasilan ini merupakan langkah nyata dalam melindungi masyarakat dari bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pemberantasan narkotika tidak dapat dibebankan hanya kepada aparat penegak hukum. Pemerintah daerah akan terus memperkuat sinergi dengan kepolisian, TNI, kejaksaan, pengadilan, serta seluruh elemen masyarakat agar upaya pencegahan dan penindakan dapat berjalan lebih efektif.
Selain penegakan hukum, ia menilai langkah pencegahan melalui edukasi kepada masyarakat, sosialisasi bahaya narkotika, serta penguatan peran keluarga menjadi strategi penting untuk memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba, terutama di kalangan remaja.
"Melalui kolaborasi yang solid, diharapkan Kabupaten Lamandau dapat menjadi daerah yang aman, sehat, dan terbebas dari ancaman penyalahgunaan narkotika demi mewujudkan generasi yang berkualitas dan masa depan daerah yang lebih baik," tutupnya. (NATALIA KRISTIN/H)









