LAMANDAU –

BORNEONEWS, Nanga Bulik – Pemerintah Kabupaten Lamandau mulai merealisasikan peningkatan ruas Jalan Simpang Sepaku–Perigi yang selama ini menjadi salah satu akses vital bagi mobilitas masyarakat. Pekerjaan konstruksi dimulai pada Senin 13 Juli 2026 dengan diawali pengerahan alat berat ke lokasi.

Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, mengatakan dimulainya proyek tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperbaiki infrastruktur yang menunjang aktivitas masyarakat dan perekonomian. Selama proses pengerjaan, masyarakat diminta memahami apabila terjadi gangguan sementara terhadap arus lalu lintas.

"Hari ini pengerjaan peningkatan Jalan Simpang Sepaku–Perigi dimulai. Kami mohon pengertian masyarakat apabila ada hambatan selama pekerjaan berlangsung. Harapannya, setelah selesai jalan ini akan memberikan manfaat yang jauh lebih besar," ujar Rizky.

Ruas Jalan Sepaku–Perigi selama ini menjadi jalur utama yang menghubungkan empat kecamatan di Kabupaten Lamandau. Selain menjadi akses masyarakat, jalan tersebut juga dimanfaatkan untuk distribusi hasil perkebunan, pertanian, perdagangan, dan kegiatan ekonomi lainnya.

Kepala Dinas PUPRPerkimtan Kabupaten Lamandau, Joni Elen, menjelaskan peningkatan jalan pada tahun anggaran 2026 dibiayai melalui APBD Kabupaten Lamandau dengan nilai kontrak sekitar Rp8,608 miliar. Tahap awal pekerjaan difokuskan pada pembangunan rigid pavement sepanjang 925 meter.

Menurut Joni, penanganan ruas jalan itu juga mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang mengalokasikan anggaran sekitar Rp18 miliar. Sinergi tersebut diharapkan dapat mempercepat peningkatan kualitas jalan secara bertahap hingga memberikan akses transportasi yang lebih baik bagi masyarakat.

Selama bertahun-tahun, kondisi Jalan Sepaku–Perigi menjadi keluhan warga karena rusak dan sulit dilalui, terutama saat musim hujan maupun musim kemarau. Dengan dimulainya proyek peningkatan ini, pemerintah berharap konektivitas antarwilayah semakin lancar, distribusi barang lebih efisien, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Lamandau dapat terus meningkat. (NATALIA KRISTIN/y)