BORNEONEWS, Palangka Raya - Lapangan usaha Pengadaan Listrik dan Gas mencatat pertumbuhan tertinggi dalam struktur perekonomian Kalimantan Tengah pada triwulan II 2026. Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah mencatat sektor ini tumbuh 13,50 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kepala BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Toto Haryanto Silitonga, mengatakan capaian tersebut menjadi yang tertinggi di antara seluruh lapangan usaha yang membentuk Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kalimantan Tengah secara tahunan.
"Secara year on year, pertumbuhan tertinggi dari sisi produksi terjadi pada kategori Pengadaan Listrik dan Gas sebesar 13,50 persen," kata Toto kepada Borneonews pada Kamis, 6 Agustus 2026.
Menurutnya, pertumbuhan tersebut mencerminkan meningkatnya aktivitas ekonomi yang diikuti dengan kebutuhan energi di berbagai sektor. Ketersediaan listrik dan gas menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kegiatan industri, perdagangan, hingga pelayanan masyarakat.
"Meski demikian, struktur ekonomi Kalimantan Tengah masih didominasi sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, Industri Pengolahan, serta Perdagangan Besar dan Eceran yang secara bersama-sama menyumbang lebih dari separuh perekonomian daerah," katanya.
BPS berharap pertumbuhan sektor-sektor pendukung seperti energi dapat terus memperkuat produktivitas sektor utama sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah yang lebih berkelanjutan. (TESTI PRISCILLA/H)









