BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Identitas pria diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang sempat mengamuk dan meresahkan warga di Kafe Naira dan sejumlah titik Kota Kuala Kapuas pada Kamis, 13 Agustus 2026, akhirnya terungkap.
Berdasarkan penelusuran pihak Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kapuas, pria tersebut diketahui berinisial H, seorang warga yang berdomisili di Kelurahan Selat Hulu.
Kepala Dinsos Kabupaten Kapuas, Karolinae, membenarkan informasi tersebut berdasarkan hasil penelusuran dan koordinasi tim di lapangan terkait video aksi mengamuk yang beredar luas di tengah masyarakat.
"Setelah kami telusuri berdasarkan video tersebut, yang bersangkutan bernama H, warga Selat Hulu," ujar Karolinae saat dikonfirmasi, Kamis malam.
Karolinae menjelaskan, dari data yang dihimpun, kondisi yang dialami yang bersangkutan disinyalir dipicu oleh penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Sebelum insiden ini, H sebenarnya pernah mendapatkan penanganan medis hingga dirujuk ke panti rehabilitasi, namun ia kabur dan kembali ke rumah orang tuanya.
"Indikasi saat itu ODGJ karena Napza. Dulu pernah ditangani dibantu Satpol PP dan pihak Kesehatan sampai dibawa ke Panti Pambelum, namun yang bersangkutan kabur dari panti dan kembali ke rumah orang tuanya," terangnya.
Menindaklanjuti kejadian yang kembali berulang ini, Dinsos Kapuas telah menyiapkan sejumlah langkah strategis penanganan terpadu. Setelah diamankan oleh aparat keamanan dan dipastikan identitasnya, H akan terlebih dahulu dibawa ke rumah singgah Dinsos Kapuas.
Selain itu, Dinsos akan melakukan penjangkauan kepada pihak keluarga untuk pendampingan penanganan kesehatan di RS Kalawa Atei, bekerja sama dengan kelurahan setempat, Puskesmas, serta Dinas Kesehatan.
Pihaknya juga merencanakan pengusulan kembali agar yang bersangkutan mendapatkan rehabilitasi di Panti Disabilitas Mental Pambelum, serta berkoordinasi dengan Sentra Budi Luhur untuk proses penanganan jangka panjang. (SABRIANOOR/H)









