BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah Kombes Sumirat Dwiyanto mengatakan RI (22 tahun) akan menjalani rehabilitasi rawat jalan. Pihak BNN juga selalu memantau perkembangan ibu menyusui ini termasuk terhadap anaknya yang masih berusia 5 bulan.

"Dia kita rawat jalan. Ibu dan anaknya juga dalam pengawasan tim kami. Karena kita harus melihat perkembangan setiap harinya," ucap Sumirat kepada wartawan, Kamis (19/1/2017).

Dalam proses pemantauan itu, petugas BNN tidak hanya menunggu kedatangan RI ke kantor BNN. Tapi petugas BNN juga siap untuk mendatangi kediamannya. "Karena harus diawasi dan ditangani secara detail. Tim BNN akan datang ke rumahnya kalau dia tidak bisa datang ke sini," ucapnya.

"Itu untuk mengetahui perkembangannya. Apakah ada gejala atau tidak. Sebab anak adalah masa depan bangsa. Memang pada saat pertama dibawa ke BNNK, anak ini seharian nangis terus. Rewel dan sore hari badannya panas tinggi," tuturnya.

Sumirat berharap kasus langka ini tidak terjadi lagi. RI dan suaminya juga diharapkan sadar serta menjauhi betapa bahayanya narkoba. (BUDI YULIANTO/B-6)