BORNEONEWS, Palangka Raya - Selain menggagalkan penyelundupan sabu lewat Bandara H Asan Sampit dengan barang bukti 4 ons lebih, petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kalimantan Tengah juga menggagalkan penyelundupan 2 ons sabu sabu dari Madura di Pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Namun keberhasilan ini terungkap pada Minggu (5/11/2017) sekitar pukul 19.30 WIB. Pembawa sabu itu bernama Roh (35) warga Dusun Cilegung, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang.
"Dia membawa dari Madura kemudian berangkat dari Surabaya menggunakan kapal laut menuju pelabuhan Sampit. Setelah kita lakukan koordinasi dengan pihak pelabuhan, kita amankan dia dan ditemukan empat kantong besar seberat 2 ons," kata Kepala BNN Kalteng Brigadir Jenderal Lilik Heri Setiadi, Jumat (10/11/2017).
"Sehingga dari dua pengungkapan itu total barang bukti yang kita amankan seberat 6 ons sabu. Mereka sebagai kurir," imbuhnya.
Dia menambahkan untuk pengungkapan melalui pelabuhan, pelaku menyimpan sabu tersebut di dalam tas.
Berbeda halnya dengan kurir bernama Mak (52) yang menyimpan sabu dengan cara diikat pada sarung menyerupai celana dalam lalu dipakainya. "Untuk siapa sabu sebanyak itu, kita masih melakukan pengembangan," tuturnya. (BUDI YULIANTO/B-6)








