BORNEONEWS, Sampit - Us, pengedar sabu di Parenggean, nampaknya dapat untung besar dari jual sabu dan zenith. Sabu dipasok dari Banjarmasin dan Zenith dari Sampit.
Warga Dusun Padas, Desa Bajarau, RT 7 RW 2 Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotim yang diamankan pada Senin (23/4/2018) dari penggeledahan Polsek Parenggean diamankan 200 butir Zenith dan 26 paket sabu seberat 8,22 gram.
Selain itu turut disita uang Rp3.380.000 hasil penjualan sabu dan Zenith saat penggeledahan di kediaman tersangka itu.
"Zenith ambil dari pengedar di Sampit namanya Mas Bro. Sementara sabu dari Banjarmasin," ucap Usup, saat pelimpahan berkas tahap II di Kejari Kotim, Kamis (5/7/2018).
Menurut Us, satu boks atai 100 butir zenith dii beli dengan harga Rp400 ribu kemudian dijual dengan harga Rp600 ribu. Sedangkan sabu dibeli dengan harga Rp1,4 juta per gram kemudian dijual Rp2juta per gram.
--page
Namun oleh tersangka barang tersebut diecer. Bahkan sabu sudah ia bagi jadi beberapa paket kecil dengan harga Rp100, Rp200,Rp300, Rp500 hingga Rp1 juta per paketnya.
"Baru dua kali saja saya ambil sabu dan zenith tersebut hingga akhirnya saya tertangkap," tukasnya. (NACO/m)








