BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) telah menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian…
BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) bersama Pertamina dan Pemerintah Pusat berupaya mencari solusi untuk mengatasi kelangkaan minyak…
Keberadaan tiga moda transportasi, yaitu darat, laut, dan udara, membuat daerah ini menjadi simpul penting dalam pergerakan barang serta mobilitas masyarakat antar daerah
Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Mulyadin menegaskan bahwa bila Koperasi Merah Putih harus berhati-hati dalam mengelola dana pinjaman apabila program tersebut benar-benar berjalan.
*Venue harus dirancang untuk memberikan suasana nyaman bagi atlet saat bertanding dan penonton saat menyaksikan pertandingan. Hal yang paling penting lagi, pembangunan harus selesai tepat waktu untuk mendukung jadwal kegiatan Porprov XIII KaltengL
Mulyadin menjelaskan, selama ini aktivitas di rumah kos dan barak belum memiliki aturan yang jelas, sehingga keberadaan para penghuni maupun keluar masuknya tidak terpantau secara baik.
Keberhasilan pembahasan Ranperda tidak hanya bergantung pada DPRD dan Pemerintah Daerah, tetapi juga pada komitmen perangkat daerah sebagai leading sector
Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), M. Wahyu Isro Wahyudin menghadiri kegiatan penandatanganan Dokumen Rencana Kontinjensi Kesiapsiagaan dan Penanggulangan Wabah Penyakit Infeksi Emerging Patogen Respiratori Tahun 2025.
Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Sri Lestari menegaskan bahwa kemandirian fiskal harus diwujudkan tanpa menambah beban bagi masyarakat kecil.?
Di mana pada APBD Tahun 2026, untuk pendapatan transfer dari pusat mengalami penurunan, sementara pembangunan daerah harus tetap berjalan, untuk itu pemerintah daerah pun harus berbuat dalam rangka mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk mewujudkan kemandirian fiskal.
Wakil Ketua II DPRD Kobar, Sri Lestari, menyampaikan bahwa seluruh titik Sentra Penyediaan Pangan Gizi (SPPG) sudah diajukan ke Badan Gizi Nasional (BGN) untuk diverifikasi.
Agenda rapat yang dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kobar, H. Rudi Imam Gunawan ini dihadiri langsung oleh Bupati Kobar Hj. Nurhidayah, Wakil Bupati Suyanto, Sekda Rody Iskandar, unsur Forkopimda, serta para kepala OPD di lingkungan Pemkab Kobar.
Wakil Ketua II DPRD Kobar, Sri Lestari, menyampaikan rasa syukur atas kondisi Kobar yang tetap aman dan kondusif hingga saat ini. Menurutnya, hal ini tidak lepas dari kedewasaan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi secara bijak.