Khemal mengatakan, keberadaan Sekolah Rakyat harus dipastikan benar-benar menyasar anak-anak yang menjadi sasaran utama program, khususnya keluarga dengan kondisi kemiskinan ekstrem.
Pada hari pertama reses, rombongan DPRD turut meninjau keberadaan Sekolah Rakyat (SR) yang dikembangkan di wilayah Tangkiling/Km 38, Kecamatan Bukit Batu.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi di lapangan sekaligus memberikan perhatian dan dukungan kepada warga yang terdampak peristiwa tragis tersebut.
Sekretaris DPRD Barito Utara, Sudiyono mengatakan, penganggaran tahun jamak dilakukan untuk memberikan kepastian terhadap arah, target, sasaran serta tahapan penyelesaian berbagai kegiatan pembangunan yang tidak dapat diselesaikan dalam satu tahun anggaran
sebagai ibu kota provinsi, Palangka Raya memiliki daya tarik bagi masyarakat dari berbagai daerah untuk mencari pekerjaan. Kondisi tersebut secara tidak langsung membuat persaingan di pasar kerja semakin ketat.
Anggota DPRD Palangka Raya Syaufwan Hadi mengajak masyarakat menjadikan HUT ke-81 RI sebagai momentum memperkuat persatuan dan semangat membangun daerah.
Aspirasi yang diperoleh selama reses nantinya akan menjadi bahan bagi DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan maupun pembahasan program pembangunan daerah
Juru Bicara Badan Anggaran DPRD Palangka Raya, Sumadi, mengatakan pembahasan perubahan KUA-PPAS menjadi bagian penting dalam memastikan arah kebijakan anggaran daerah tetap sesuai dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan.