Kepala DP3APPKB Kabupaten Kapuas dr. Tri Setyautami menjelaskan, pendekatan gender justru digunakan untuk melihat siapa yang membutuhkan pelayanan, siapa yang sudah memiliki akses dan siapa yang masih menghadapi hambatan dalam memperoleh manfaat pembangunan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Usis I Sangkai mengatakan, momentum penyusunan dan pelaksanaan RPJMD harus dimanfaatkan untuk mengidentifikasi berbagai isu dan kesenjangan gender sejak awal. Hasil identifikasi tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari prioritas pembangunan daerah.
Penetapan tersebut tertuang dalam Pengumuman Panitia Seleksi Nomor 11/PANSEL-PERUMDAMTP/IX/2026 yang ditandatangani Ketua Panitia Seleksi, Sekda Kapuas Usis I. Sangkai, di Kuala Kapuas pada 14 September 2026.
Keputusan tersebut ditetapkan dalam rapat evaluasi yang digelar di Posko Tanggap Darurat Pusdalops BPBD Kapuas, Selasa malam. Perpanjangan dilakukan karena kondisi kekeringan masih berlangsung dan kebakaran masih dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah.
Lolosnya tiga peserta didik itu tidak hanya menjadi kebanggaan bagi madrasah, tetapi juga menunjukkan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan. Persiapan menghadapi kompetisi dilakukan dengan melibatkan tenaga pendidik dan kependidikan melalui bimbingan belajar serta pembinaan secara intensif.
Bupati Kapuas, Wiyatno yang hadir bersama jajaran Forkopimda dan tokoh keagamaan?menilai peringatan ini menjadi sarana penguat kebersamaan warga di tengah situasi sulit
Keberadaan WC helikopter, yakni jamban kayu di atas aliran sungai, rawa, atau danau tanpa tangki pembuangan (septic tank) dinilai menjadi ancaman serius bagi kualitas air lingkungan. Limbah domestik yang terbuang langsung ke badan air memicu pencemaran dan merusak derajat kesehatan masyarakat di sepanjang aliran sungai.
Keterbatasan akses geografis tersebut salah satunya dialami oleh warga di Desa Bukit Batu. Untuk mengurus administrasi di pusat pemerintahan tertentu, warga desa tersebut harus melintasi wilayah administratif Kabupaten Pulang Pisau dan Kota Palangka Raya terlebih dahulu.
Pengoperasian gedung baru ini difungsikan untuk menunjang kebutuhan administrasi kependudukan serta penyelenggaraan layanan pemerintahan dasar bagi warga setempat. Keberadaan fasilitas yang memadai dinilai penting untuk mendekatkan rentang kendali pelayanan publik di tingkat tapak.
"Kita sama-sama berdoa, mudah-mudahan hujan segera turun sehingga kabut asap dan karhutla dapat segera berakhir. Mari kita memohon kepada Allah SWT agar diberikan hujan yang membawa manfaat bagi kita semua,"
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas, lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 1,5 hektare.