BORNEONEWS, Palangka Raya - Banyaknya warga Kota Palangka Raya yang belum tercetak kartu tanda penduduk atau KTP elektronik bukan tanpa sebab. Pasalnya dalam sebulan Disdukcapil Palangka Raya hanya mendapat 500 keping blanko KTP elektronik.
"Dalam beberapa bulan terakhir ini kita hanya mendapat 500 keping saja. Sehingga wajar banyak masyarakat yang sudah direkam belum tercetak KTP elektroniknua," ujar Kabid Kependududukan dan Pencatatan Sipil, Dukcapil Palangka Raya, Lukman, Senin 21 Oktober 2019.
Menurut Lukman, pihak Disdukcapil sudah berupaya hingga mendatangi pemerintah pusat namun yang diberikan jauh dari yang diminta.
"Selain kita ajukan dari sini, saya sendiri beberapa waktu lalu langsung ke pusat tetapi hanya dikasih 500 keping saja," tambah Lukman saat ditemui di ruang kerjanya.
Adanya keterbatasan blanko ini membuat pencetakan KTP elektronik untuk masyarakat tidak bisa maksimal dan banyak yang belum mengantongi identitas kependudukan tersebut.
--page
"Kasihan warga kita yang sampai saat ini belum ada KTP elektronik. Itu bukan kami sengaja tetapi memang secara nasional mengalami persoalan yang sama," jelasnya. (ARNOL/B-2)








