SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur, H Rudianur mendukung langkah Pemkab Kotim untuk gencar mempromosikan kebudayaan dan pariwisata di Kotim. 

Salah satunya dengan gelaran event rutin tahunan seperti yang baru-baru ini dilakukan yakni Mamapas Lewu dan Mampakanan Sahur di Taman Miniatur Budaya. Kegiatan itu sangat baik dan banyak sekali dampak positif untuk perkembangan  kelestarian budaya lokal kita.

Dia menilai pelaksanaan kegiatan itu tahun ini mengalami kemajuan dari pelaksanaan sebelumnya. Sebab ada sedikit  tambahan konsep acara. 

"Sayangnya ditingkat promosi kepada masyarakat Kotim masih kurang. Promosi mestinya dilakukan di luar Kotim itu harus dilakukan melalui media sosial dan lain sebagainya,” kata Rudianur, Rabu, 13 November 2019.

Politikus Golkar Kotim itu juga menyebutkan hendaknya dalam rangkaian acara itu bisa ditambah dengan agenda lain yang melibatkan seluruh perwakilan sekolah di Kotim. 

--page

“Sebab tidak banyak yang tahu menganai budaya itu. Harusnya setiap sekolah atau perguruan tinggi paling tidak mengirimkan perwakilnya 10 orang untuk ikut serta menyaksikan kegiatan tersebut,“ tegasnya.

Rudianur menekankan alasan pentingnya melibatkan pelajar supaya mereka juga menjadi pelajar yang paham dengan budaya leluhurnya dan kedepannya tidak kehilangan jati diri. 

Karena kata dia tidak sedikit generasi di daerah ini mulai kehilangan akan semangat cinta akan daerah, mereka tidak mengenal budaya lokalnya sendiri. Diperparah dengan sikap pasif sekolah ataupun perguruan tingginya.(NACO/B-5)