BORNEONEWS, Kuala Kurun - Universitas Palangaka Raya atau UPR bekerjasma dengan Pemkab Gunung Mas menjadikan Taman Hutan Raya atau Tahaura Lapak Jaru sebagai objek penelitian dan riset.
Kepala Dinas Kehutanan dan Pertahanan (DPK) Kabupaten Gunung Mas, Rodi Aristo Robinson mengatakan, pihaknya tengah mengumpulkan masukan dan informasi tentang pentingnya potensi dan strategi pembangembangan objek wisata Tahura Lapak Jaru.
"Hal ini memang membutuhkan para pihak yang kompeten, dan kami selaku pengelola tahura menyambut baik Universitas Palangka Raya yang iningin melakukan kegiatan penelitan dan riset terhadap objek wisata," ucap Rio, Sabtu 16 November 2018.
Dia menuturkan, tujuan penelitan dan riset terhadap Tahaura Lapak Jaru adalah untuk kepentingan pendidikan, penelitan dan ilmu pengetahuan.
Selain itu, juga di jadikan sebagai reperensi, dan rujukan dalam rangka pengembangan dan pengelolaan tempat wisata Tahaura Lapak Jaru, supaya tahura yang berada di Kabupaten Gunung Mas menjadi lebih maju.
--page
Sementara itu, peneliti objek wisata Tahaura Lapak Jaru, Herianto mengatakan pihaknya mengangkat potensi dan strategi pengembang objek wisata di Tahaura Lapak Jaru dikarenan, satu-satunya tahura yang berada di Pronvisi Kalimantan Tengah.
"Peneilitan dan riset dilakuan, di Tahaura Lapak Jaru karena sangat berpotensi untuk dijadikan sebagai objek wisata. Pasalnya, di tahura itu mempunyai daya tarik biofisik yang khas dan unik," tandasnya. (HENDRA/B-5)








