BORNEONEWS, Sampit - Anggota Fraksi PKB DPRD Kotawaringin Timur, Bima Santoso meminta agar Pemkab Kotim segera membangun Polindes yang terbakar.
"Karena jika tidak segera kasihan masyarakat yang mendapatkan pelayanan di situ," kata Bima Santoso, Jumat, 21 Februari 2020.
Polindes yang terbakar diduga akibat konsleting listrik itu terjadi Dusun Bunot, Desa Rubung Buyung, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotim pada Rabu, 19 Februari 2020 malam lalu.
Akibat kejadian itu petugas kesehatan yang ada di situ Rini alami kerugian, selain surat-surat berharga miliknya ikut terbakar sepeda motornya juga terbakar.
"Saya berharap Pemkab Kotim melalui Dinas Kesehatan bisa menyikapinya. Agar pelayanan kesehatan di sana tidak terganggu," tukas Bima Santoso.
--page
Menurut Bima Santoso saat kejadian itu dirinya ada di lokasi kejadian, di mana bangunan Polindes itu merupakan fasilitas kesehatan yang di bangun sejak 2005 silam terbuat dari kayu.
"Saya minta agar polindes baru bisa dibangun," tukasnya.
Kepala Desa Rubung Buyung, Kecamatan Cempaga, Mohamad Irson mengatakan saat kejadian dirinya tengah berada di Palangka Raya dan menerima laporan dari Ketua RT setempat.
“Saya masih di Palangkaraya karena ada rapat koordinasi percepatan penyaluran dana desa, saya dapat laporan kebakaran disebabkan oleh konsleting listrik,” ujar Irson.
Disebutkannya juga dari informasi bahwa sudah sejak siang hari listrik tersebut mengalami konslet, namun belum sempat diperbaiki.
--page
“Tadi malam ada mati lampu, lalu sekitar pukul 10.30 WIB malam api sudah membesar, itu di ketahui oleh bidan yang bertugas di tempat tersebut, yang pada malam itu tidur di tempat tetangga di depan polindes itu juga,” terangnya.
Selanjutnya kata dia bidan yang bersangkutan untuk sementara bertugas di Pustu induk di Desa Rubung. (NACO/B-5)








