SAMPIT –

BORNEOMEWS, Sampit - Komisi III DPRD Kotawaringin Timur  mengapresiasi kinerja Pemkab Kotim, khususnya melalui Gugus Tugas Covid-19.

Komisi III DPRD menilai apa yang dilakukan pemerintah kanbupaten tentunya  sudah sangat baik karena sangat cepat bergerak menyiapkan segala sesuatu untuk menghadapi wabah tersebut  dan ini menjawab keinginan masyarakat saat ini.

"Apa yang dilakukan pemerintah kita ini mungkin menjawab apa yang diinginkan masyarakat. Kami menilai upaya yang dilakukan pemerintah sudah sangat maksimal," kata Ketua Komisi III, Sanidin, Jumat, 17 April 2020.

Sanidin bersama Wakil Ketua Komisi III Suprianto dan anggota Komisi III Riskon Fabiansyah, berkunjung ke Islamic Center Sampit. 

Mereka meninjau persiapan akhir di asrama haji di lokasi itu yang akan dijadikan Klinik ODP. Mereka didampingi Kepala Dinas Kesehatan dr Faisal Novendra Cahyanto dan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Muhammad Yusuf. 

--page

Saat mereka datang, puluhan pegawai sedang membersihkan tempat itu, sedangkan sebagian lagi mengangkat perabot atau fasilitas yang ada.

Gedung yang digunakan menjadi asrama haji ini kini untuk sementara waktu dimanfaatkan menjadi Klinik ODP. Kapasitas gedung ini mampu menampung 88 tempat tidur.

Menurut Sanidin, tempat ini akan dibuka 24 jam untuk melayani orang dalam pemantauan (ODP) yang ingin melakukan isolasi atas inisiatif sendiri, ODP yang diharuskan menjalani isolasi karena berisiko, atau warga yang ingin memeriksakan diri karena baru tiba dari luar daerah.

Untuk penanganan pasien dalam pengawasan (PDP), pemerintah juga mengoptimalkan ruang isolasi yang ada di RSUD dr Murjani Sampit. Jika diperlukan, ruang teratai atau bangsal jiwa bisa disiapkan sebagai ruang isolasi tambahan.

Sanidin mengatakan, Komisi III mendukung dan mengapresiasi antisipasi yang dilakukan pemerintah kabupaten itu diantaranya dengan menyiapkan Klinik ODP. 

--page

Semua pihak sangat tidak berharap terjadi lonjakan ODP maupun PDP Covid-19 di daerah ini, namun antisipasi ini sudah seharusnya dilakukan.(NACO/B-5)