SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit  - Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Rudianur mengakui peningkatan jumlah warga positif terkena wabah Virus Corona Disease (Covid-19) harus memaksa pemerintah agar bertindak tegas. 

Terutama bagi mereka yang baru datang dari luar daerah, karena disinyalir masih banyak kedatangan dari zona merah yang tidak melakukan karantina mandiri.

Politisi Partai Golkar ini menyebutkan jika hal itu masih terjadi maka dikhawatirkan  mereka yang datang ini sudah terinfeksi dengan kategori orang tanpa gejala (OTG). 

Rudianur juga meragukan alat cek di setiap bandara. Bahkan itu baginya tidak bisa bedampak banyak untuk mengetahui dan mencegah penyebaran Covid-19 ini.

"Setiap pekan masih banyak pendatang dari kawasan zona merah, itu informasi yang saya dapatkan. Parahnya mereka ini kabarnya ada yang enggan melakukan karantina 14 hari itu," katanya, Senin, 20 April 2020.

--page

Rudianur mengaku sangat mendukung jika pemkab berani tegas. Bagaimanapun mereka yang datang dari zona merah memang patut dicurigai. 

Di satu sisi pemerintah kabupaten juga kesulitan untuk menghadapi arus manusia yang datang ke Kotim. Status bandara berada di bawah pemerintah pusat.

Sehingga tidak punya kewenangan ditingkat daerah untuk melarang atau menutup operasional dari aktivitas di bandara. "Namun pengawasan secars ketat harus dilakukan," pungkasnya. (NACO/B-6)