BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur H Rudianur mendorong Pemkab Kotim jadi motor penggerak hingga inventarisasi pelaksanaan program kepedulian perusahaan di masa wabah Virus Corona (Covid-19).
Ia mengharapkan agar bantuan yang disalurkan baik melalui gugus tugas ataupun dari perusahaan langsung ke penerima harus didata dan dinventarisasi.
Menurutnya, ini sangat penting, selain sebagai bentuk transparansi juga wadah untuk melihat sejauh mana kepedulian perusahaan terlibat untuk membantu beban pemerintah setempat.
“Ini penting supaya masyarakat atau publik bisa menilai bagaimana peran dunia usaha atau pengusaha besar di daerah kita ini. Apakah mereka hanya cari makan tapi lupa bagaimana berbagi dengan warga sekitarnya ketika ada sebuah musibah seperti sekarang,” kata Rudianur, Minggu, 10 Mei 2020.
Dia mendorong pendataan dan motor penggeraknya dilakukan oleh forum CSR yang dibentuk pemerintah kabupaten. Nantinya program yang dilaksanakan perusahaan harus dipublikasikan di media masa.
“Jangan sampai perusahaan yang aktif memberikan bantuan dan rasa kemanusiaan yang tinggi itu disamaratakan dengan perusahaan yang hanya cari makan dan tidak memikirkan kondisi di daerah usahanya," tukas Rudianur.
Menurutnya, jika partisipasi dari dunia usaha ini kompak, maka masyarakat tidak mungkin teriak kesana kemari berharap bantuan pemerintah.
--page
”Jarang sekali masyarakat kita ini meminta bantuan pemerintah. Saat ini kondisinya memang sulit baru mereka teriak dan wajar saja itu terjadi menurut saya," tandasnya. (NACO/B-5)








