SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), akan menganggarkan dana untuk pembelian alat berat sebagai langkah dan upaya mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). 

"Mungkin di perubahan ini akan kami anggarkan pembelian alat berat tersebut," ujar Bupati Kotim Halikinnor, Sabtu, 13 Maret 2021. 

Rencananya, alat berat tersebut akan disiapkan untuk setiap kecamatan yang ada di Kotim ini. Namun dalam tahap awal, kemungkinan hanya untuk 5 kecamatan saja mengingat terbatasnya anggaran daerah saat ini. 

"Kemungkinan dari total 17 kecamatan, alat berat tersebut untuk 5 kecamatan dulu yang memang rawan terjadi karhutla dan benar-benar membutuhkan alat berat tersebut," kata Halikinnor. 

Dia menerangkan bahwa alat berat yang disiapkan nantinya dapar digunakan untuk beberapa fungsi. Mulai pengerukan sampai ke perataan lahan. Sehingga, dapat digunakan untuk membuka lahan dan membuat parit antisipasi Karhutla.

--page

"Hal itu sebagai upaya menjawab keluhan masyarakat. Karena tidak boleh membakar lahan, maka alat berat itu bisa digunakan untuk membuka lahan," terang Halikinnor. 

Dirinya berharap nantinya tidak ada halangan. Sehingga, pengadaan alat berat tersebut bisa segera terealisasi. Karena manfaatnya bukan hanya cegah Karhutla namun juga memperbaiki jalan rusak. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)