BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Nenie A Lambung menekankan pentingnya pendampingan pemerintah terhadap UMKM. Misalnya potensi ekonomi digital dalam pemulihan ekonomi daerah.
Pendampingan terhadap UMKM juga meliputi aspek legalitas badan usaha, peningkatan kualitas produk, kualitas kemasan, sertifikasi produk, penyediaan jasa logistik, gudang dan pengiriman, serta akses terhadap pendanaan atau modal kerja.
"Hal lainnya yang tidak kalah penting adalah memanfaatkan peluang dan potensi ekonomi digital dan pendampingan terhadap UMKM memanfaatkan sistem online," katanya, Kamis 17 Maret 2021.
Apalagi saat ini ditengah pandemi Covid-19 ada begitu banyak pembatasan aktifitas di luar rumah, maka digitalisasi usaha rakyat melalui marketplace akan tetap membuat para pelaku usaha bertahan.
Pendampingan juga menurutnya bisa dilakukan dengan mensinergikan program-program pemerintah lainnya, seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan Dana Kelurahan.
--page
Ia juga menyarankan agar pemerintah dan masyarakat dapat memberikan dukungan terhadap UMKM dengan memprioritaskan belanja barang-barang buatan lokal. (HENDRI/B-5)









