BORNEONEWS, Sampit - Masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), diimbau tidak menjual lahan miliknya. Lahan tersebut alangkah baiknya dimanfaatkan untuk pertanian.
"Saya harap masyarakat dapat memanfaatkan lahan atau tanah miliknya untuk pertanian atau lainnya. Jangan sampai dijual," ujar Bupati Kotim Halikinnor, Kamis, 03 Juni 2020.
Dirinya mengatakan, lahan milik pribadi merupakan aset masa depan. Banyak yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat terkait lahan tersebut. Sehingga, jika dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh, maka dapat memenuhi kehidupan sehari-hari.
"Kalau dijual, hanya mendapatkan keuntungan sesaat saja. Sedangkan kalau dimanfaatkan, akan berkelanjutan nantinya," kata Halikinnor.
Dirinya juga mengatakan bahwa di sertifikat, sudah tertera pemberitahuan agar jangan diperjualbelikan. Namun, saat ini masih ada saja masyarakat yang menjual lahannya.
--page
Kalau hal tersebut terus-menerus dilakukan, maka kedepan tanah-tanah di Kotim ini hanya milik para pengusaha atau kalangan berduit saja. Sedangkan, tanah sendiri tidak bakalan bisa bertambah.
"Itulah kenapa saat ini banyak berdirinya bisnis properti atau lainnya. Memang itu membantu masyarakat, namun alangkah baiknya lahan dimanfaatkan dengan baik, hingga keuntungannya berkepanjangan," terang Halikinnor. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)









