BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Rudianur mendorong untuk menggali sumber pendapatan asli daerah di Kotim.
Sektor itu perlu diperkuat untuk menambah sumber pemasukan kas daerah di tengah kondisi permintaan pembangunan yang begitu banyak ini.
"Kami mendorong Bapenda dan instansi pemungut retribusi daerah untuk bekerja keras meningkatkan PAD. Saat ini anggaran untuk pembiayaan pembangunan cukup terbatas akibat imbas pandemi Covid-19," kata Rudianur, Kamis, 8 Juli 2021.
Saat rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka MenengahDaerah (RPJMD) 2021-2026, Rudianur mengaku sengaja menyampaikan pesannya kepada pihak eksekutif untuk bekerja keras meningkatkan PAD.
Karena infrastruktur juga sangat dibutuhkan untuk menunjang pemilihan ekonomi masyarakat seperti sekarang ini.
--page
Politisi Partai Golkar ini berpendapat, solusi yang bisa ditempuh adalah bekerja keras meningkatkan PAD. Dia yakin masih banyak potensi sumber PAD yang bisa digali dan dioptimalkan.
Ia mencontohkan, aktivitas galian C yang marak saat ini, seharusnya menjadi salah satu potensi yang bisa dioptimalkan untuk membantu PAD.
Jika ternyata ada aktivitas ilegal, pemerintah daerah bisa melakukan pembinaan dan mendorong mereka untuk segera mengurus perizinan sehingga aktivitas mereka nantinya akan berkontribusi terhadap pendapatan daerah.
Rudianur mengakui situasi saat ini memang cukup sulit karena hampir semua sektor ikut terdampak pandemi Covid-19.
"Namun, sudah menjadi kewajiban pemerintah daerah terus bekerja keras karena pembangunan daerah harus terus berjalan," tandasnya. (NACO/B-6)









