BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur dianggap selama ini masih berkutat pada urusan kecil untuk mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD)
"Selama ini kita berkutat urusan kecil untuk mendongkrak PAD Kotim, coba lakukan terobosan, salah satunya dengan pembangunan pabrik kelapa sawit," katanya, Selasa, 31 Agustus 2021.
Usaha itu bisa jadi milik pemerintah, dan pemerintah juga yang berikan izin, sehingga segala sesuatunya akan mudah dilaksanakan.
Sementara itu lahan sawit milik masyarakat itu bisa dibentuk koperasi. Mereka dikoordinasi, sehingga buah sawit masyarakat dikelola koperasi dan dipasok ke pabrik milik pemerintah daerah itu.
"Saya yakin dengan begitu pemasukan PAD mampu kita dongkrak," tukasnya. Saat ini sejumlah pabrik non kebun mulai berdiri. Meski dalam syarat minimal harus memiliki cadangan buah yakni sekitar 20 persen dari kapasitas pabrik.
--page
“Kalau ini serius dan dikelola benar-benar oleh pemerintah melalui BUMD, maka akan berdampak untuk kesejahteraan masyarakat pada umumnya, dan PAD kita akan meningkat,“ tandasnya. (NACO/B-6)









