SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) bakal mengalokasikan anggaran sebesar Rp.3 miliar guna membantu warga yang rentan miskin. Dana itu bersumber dari 2 persen dana alokasi umum (DAU).

Kepala Dinas Sosial sebagai leading sektor dalam penyaluran bantuan itu menyebutkan, bantuan yang akan diberikan itu sesuai arahan dari Kementerian Dalam Negeri di antaranya dalam dua program.

"DAU sebanyak 2 persen itu berada di Disperindag dan ada juga yang disalurkan oleh Dinsos sebanyak 3 miliar untuk BLT BBM dan bantuan ekonomi produktif perkelompok," jelasnya, Selasa, 18 Oktober 2022.

Nantinya anggaran miliaran rupiah yang diambil dari DAU tersebut akan disalurkan diantaranya kepada 2.539 keluarga penerima manfaat (KPM) untuk bulan Oktober hingga Desember sebesar Rp.300 ribu per KPM. BLT BBM ini biasanya disalurkan melalui kantor pos.

"Jadi totalnya Rp.900 ribu yang diterima oleh KPM selama 3 bulan," tambahnya. Kemudian ada juga bantuan usaha ekonomi produktif untuk 20 kelompok sebanyak Rp 3 juta per orang. Rencananya bantuan ini dicairkan dalam waktu dekat melalui Bank Kalteng.

--page

Penerima bantuan usaha ekonomi produktif pendataannya bekerjasama dengan pihak kecamatan, kelurahan atau desa untuk masyarakat kurang mampu yang mempunyai potensi ekonomi produktif.

"Setelah data dari camat atau kelurahan kita terima baru disandingkan dengan data penerima bantuan lainnya, jadi untuk mereka yang belum dapat bantuan," ujarnya. (NOOR ANNISA/B-6)