KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Polres Kapuas menggelar upacara dan tradisi pedang pora untuk melepas salah satu anggota Polres Kapuas, yaitu Kompol Waryono yang memasuki masa purna. 

Kegiatan tersebut sudah menjadi bagian tradisi di Polres Kapuas bagi yang menjalani wisuda purnabakti.

Kapolres Kapuas, AKBP Qori Wicaksono menjelaskan upacara wisuda purnabakti dengan podang pora untuk memberikan penghargaan dan pengormatan terhadap anggota. 

Tradisi pedang pora tersebut disimbolkan sebagai upacara penghormatan atas jasa-jasa pengabdian anggota yang selesai masa tugasnya. 

“Pedang pora menunjukkan semangat kami mengantarkan anggota yang selesai masa tugas. Dengan harapan kami semua akan melanjutkan perjuangannya dan yang pensiun semoga tetap diberikan kesehatan dan keselamatan,” kata Kapolres, Rabu, 1 Februari 2023.

--page

Tersirat rasa bahagia di wajah anggota yang melaksanakan purnabakti dalam upacara pelepasan ini. Tradisi pedang pora untuk melepas purna bakti ini setiap tahun dilakukan Polres Kapuas.

Hal ini sebagai bentuk apresiasi kepada para anggota atas kinerja dan dedikasi selama menjadi anggota Polri. “Tradisi ini dipersembahkan sebagai wujud apresiasi kami terhadap pengabdian para purna bakti. Mereka telah berkarya dan mengabdi kepada negara. Selain itu, tradisi ini juga bentuk penghormatan kita kepada para senior," ucapnya.

Dirinya meminta kepada para petugas kepolisian yang purna tugas untuk tetap mengabdi kepada bangsa dan negara di luar kepolisian. Dia juga meminta kepada purna agar tetap melekatkan jiwa Tribrata dan Catur Prasetya Polri. 

“Kami menghaturkan banyak terima kasih dan selamat atas selesai Purna tugas sebagai Polri dengan sukses. Walaupun sudah purna, jiwa tribrata dan catur prasetya, dan tetap melekat, tetap mengabdi tugas bangsa dan negara di luar kepolisian," tuturnya. (DODI RIZKIANSYAH/Y)