BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur mengharapkan seni kebudayaan daerah di wilayah ini terus berkembang sehingga mampu mendukung industri di sektor pariwisata itu sendiri.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kotim Alang Arianto, berharap para pelajar, pemuda pecinta seni, sanggar dan seluruh lapisan masyarakat untuk selalu terlibat seperti halnya dalam agenda tahunan Festival Budaya Habaring Hurung yang saat ini digelar.
"Agar generasi penerus seni selalu terlibat dalam kegiatan ini sehingga budaya daerah tumbuh subur dari generasi ke generasi sehingga mendukung perkembangan industri di sektor pariwisata," katanya, Sabtu 11 Maret 2023.
Melalui pelaksanaan kegiatan festival budaya ini, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata juga diharapkan dapat mengambil langkah-langkah konkret dan terus menggali potensi budaya daerah serta kebutuhan masyarakat dalam pelestarian seni budaya.
Festival budaya sebagai wadah untuk dapat menampilkan kreativitas sehingga terus berkreasi dan berpartisipasi serta sebagai usaha memperkenalkan kearifan lokal agar nantinya dapat dijadikan sebagai sarana promosi potensi seni dan budaya pariwisata
Mengingat perkembangan sektor kepariwisataan di kabupaten ini, beroperasinya beberapa hotel, penginapan serta berbagai fasilitas rekreasi keluarga yang relatif memadai seolah telah bersiap untuk menyambut kedatangan dan kunjungan siapa saja di kabupaten Kotawaringin Timur ini. Seni dan budaya daerah diharapkan menjadi salah satu daya tarik wisatawan.
Sementara Festival Budaya Habaring Hurung 2023 kembali digelar setelah sempat vakum dua tahun karena pandemi Covid-19 yang melanda wilayah ini. Antusiasme peserta yang mengikuti FBHH tahun ini pun cukup tinggi.
--page
Ada 16 cabang kesenian budaya tradisional yang diperlombakan dalam festival tersebut. Antara lain bagasing yang diikuti 72 peserta, lawang sekepeng 24 peserta, manyipet 11 peserta, malamang 3 peserta, besei kambe 7 pasang peserta, dayung 12 pasang. Selain itu ada lomba karungut, balago, mangaruhi, mangenta, manetek kayu, lomba putra putri pariwisata Kotim, lomba tari pesisir, dan tari pedalaman.
Kegiatan ini berpusat di Taman Kota Sampit, kegiatan digelar sejak Selasa, 7 Maret dan dijadwalkan hingga Sabtu, 11 Maret 2023.(NOOR ANNISA/R)









