BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Kalteng Suyuti Syamsul memberikan penjelasan terkait Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang sedang ramai diperbincangan media cetak, elekronik, maupun media sosial.
Menurutnya, ISPA terdapat dua faktor yaitu karena asap akibat Karhutla atau ada faktor penyebab lainnya. Saat kabut asap bahkan ada penularan batuk pilek yang bisa menjadi-jadi yang tentunya memberikan dampak pada saluran pernafasan.
"Sampai saat ini kita tidak punya metode yang membedakan antara ISPA yang saat ini berkaitan dengan asap atau sebab lain," ucapnya, Jumat, 29 September 2023.
Dirinya juga menambahkan, bahwa ISPA adalah penyakit yang relatif tidak berbahaya dan bisa sembuh sendiri. Contohnya orang merokok juga dapat terkena ISPA.
Secara medis pihaknya mengalami kesusahan. Membedakan dengan ISPA karena asap atau ada faktor lain. Terlebih lagi ISPA saat ini dikaitkan selalu dengan asap Karhutla.
--page
"Ini kan susah kita antara ISPA oleh asap Karhutla atau ada faktor lainnya," tutupnya. (MARINI/H)









