BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) apresiasi kegiatan Mentaya Bakul Festival, karena selain bantu usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), juga sekaligus menggali potensi seni budaya daerah.
"Event-event seperti ini perlu terus dilakukan dan ditingkatkan di masa yang akan datang, sebagai ajang promosi UMKM sekaligus mengangkat potensi seni dan budaya daerah," kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan Kotim Muhammad Irfansyah, Selasa, 3 Oktober 2023.
Dia mewakili Bupati Kotim Halikinnor yang berhalangan hadir untuk menutup event kuliner Mentaya Bakul Festival di Halaman Citimall Sampit.
Kegiatan yang berlangsung selama 12 hari ini diharapkan memberi kontribusi signifikan bagi perkembangan UMKM di Kotim. Karena dengan event ini, membantu pelaku usaha mendekatkan dan mempromosikan produk kepada masyarakat.
"Atas nama pemerintah daerah saya ucapkan terima kasih kepada Citimall Sampit dan panitia serta semua pihak yang mendukung sehingga acara ini berjalan sukses," ujarnya.
--page
Event kuliner yang dibuka oleh Wakil Bupati Irawati, Sabtu, 23 September 2023 itu menyedot perhatian masyarakat. Pengunjung berbondong-bondong untuk menikmati kuliner dan hiburan yang disajikan setiap malam. Terlihat 75 stand yang mayoritas diisi stand kukiner tak pernah sepi.
Hingga penutupan saat kabut asap mulai turun pukul 20.30 WIB pengunjung justru semakin banyak dan antusias.
Pengunjung mengerumuni panggung saat malam penutupan. Aksi hiburan pemenang lomba citimal pop song, tari daerah, dance competition dan parade fashion show menyemarakkan hari terakhir Mentaya Bakul Festival.
Tersedia bangku-bangku membuat nyaman pengunjung menikmati kuliner sembari menyaksikan hiburan, sehingga mereka merasa nyaman.
Manajer Mall Sampit Norwahyudi mengatakan, Mentaya Bakul Festival menjadi wadah untuk menjalin sinergitas baik masyarakat, pelaku usaha maupun pemerintah dalam menginisiasi kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat agar mendorong perputaran modal.
"Sehingga mampu meningkatkan pendapatan UMKM dan membuka peluang usaha," katanya.
--page
Salah satu pelaku UMKM yang terlibat Mentaya Bakul Festival Retno Setyowati, mengaku senang dengan adanya event ini. Usaha yang menjual aneka minuman itu mendapatkan omset 2-3 kali lipat dari hari biasa saat ia menjual di outletnya yang berada di Jalan Tjilik Riwut.
"Dengan event seperti ini mendekatkan produk kami dengan konsumen. Masyarakat banyak berkunjung, yang semula tidak mengetahui produk kami menjadi penasaran lalu mencoba. Karena di sini salah satu tempat yang selalu dikunjungi masyarakat, ada yang dari kebun berbelanja sembari menikmati kuliner di Mentaya Bakul," kata Retno. (DEWI PATMALASARI/H)









