SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Realisasi pendapatan dan belanja triwulan III Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) belum mencapai target.

Berdasarkan data penyerapan anggaran per 30 September 2023, tercatat dari sisi pendapatan daerah telah terealisasi sebesar 70,54 persen atau sebesar Rp1.443.225.104.462 dari pagu sebesar Rp2.045.969.591.562. 

Sementara itu, dari sisi belanja daerah dengan total pagu APBD sebesar Rp2.106.649.154.400, telah terealisasi sebesar Rp1.324.952.500.349 atau sebesar 62,89 persen. 

"Apabila kita sandingkan realisasi pendapatan dan belanja terlihat tidak ada perbedaan yang terlalu jauh artinya ada keseimbangan arus kas sama seperti 31 Agustus 2023 di mana kita masih mampu mengendalikan pendapatan dan belanja," Kata Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor, Selasa, 10 Oktober 2023.

Dia melanjutkan, mengingat saat ini sudah mengakhiri triwulan ketiga, ia berharap ke depan akan meningkatkan capaian pendapatan dan belanja. Di mana target per 30 September 2023 belanja sebesar 85 persen dan pendapatan sebesar 86 persen, namun sampai 30 September 2023 realisasi pendapatan sebesar 70,54 dan belanja sebesar 62,89 persen. 

--page

"Oleh sebab itu untuk mencapai apa yang sudah kita rencanakan ikhtiar pengendalian dan evaluasi tidak terbatas dalam rapat-rapat saja. Bisa kapanpun melalui koordinasi, konsultasi dan surat-menyurat," ujarnya. 

Kepala perangkat daerah harus bisa mengendalikan seluruh program dan kegiatan di seluruh lingkungan perangkat daerah masing-masing agar terlaksana dengan baik, tepat waktu tepat sasaran.

"Dengan dukungan administrasi pengendalian yang kita lakukan secara berkala kita harapkan dapat meningkatkan program kegiatan sehingga meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat," kata dia.

Pelaksanaan anggaran tahun 2023 tersisa 3 bulan atau triwulan keempat dan pihaknya telah menyelesaikan pembahasan APBD perubahan tahun 2023. Untuk itu ia mengingatkan kepada seluruh kepala perangkat daerah agar mencermati waktu kegiatan yang tersisa. Khususnya kegiatan pembangunan fisik serta pengadaan barang dan jasa, sehingga berjalan dengan tepat waktu sesuai dengan yang direncanakan. (DEWI PATMALASARI/Y)