BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) menyiapkan anggaran untuk 152 puskesmas pembantu (pustu).
"Tahun depan kita bantu masing-masing Pustu Rp5 juta. Misalnya untuk alat tulis, listrik, atau kebutuhan lain. Semoga ke depan keuangan kita meningkat sehingga bisa ditambah," kata Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor, Kamis, 14 Desember 2023.
Lanjutnya, ia juga menganggarkan Rp250 juta untuk bimbingan teknis meningkatkan keterampilan dan kapasitas kompetensi perawat di Pustu khususnya dalam penanganankeadaan gawat darurat sebelum pasien dirujuk ke rumah sakit.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotim Umar Kaderi mengatakan anggaran untuk Pustu tersebut pertama kali diberikan. Sementara pengembangan kompetensi selama ini hanya diberikan kepada perawat IGD Puskesmas.
"Untuk Bimtek tenaga kesehatan Pustu dilakukan pelatihan tahun depan secara bertahap sesuai kondisi keuangan daerah," kata Umar.
--page
Lanjutnya, tenaga kesehatan pustu, puskesdes dan bidan desa adalah ujung tombak dalam transformasi layanan primer. Mereka berkoordinasi dengan Posyandu dalam melaksanakan skreening layanan kesehatan siklus hidupnya siklus hidup. Sehingga penyakit yang diderita segera terdeteksi dan bisa diantisipasi.
"Misalnya jika warga terdeteksi sakit maka segera dilakukan pengobatan dan ditindak lanjuti. Jika sehat kita berikan penyuluhan terkait pencegahan penyakit," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/J)









