SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Menatap 2024 tanpa beban, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) segera tuntaskan pembayaran tunggakan tunjangan penghasilan pegawai (TPP) paling lambat akhir Januari 2024.

"Target saya mengakhiri utang pinjaman terhadap TPP, dana desa dan hal-hal lain yang berkaitan kewajiban Pemerintah Daerah. Alhamdulillah hal itu bisa kita selesaikan tahun ini," kata Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor, Minggu, 7 Januari 2024.

Dia mengatakan, sebenarnya dana untuk membayar hutang daerah tersebut sudah masuk pada 27 Desember 2023. Pihaknya berencana TPP dibayar lunas bulan Desember 2023. Namun karena dana masuk akhir tahun, maka pihaknya menyelesaikan bulan Januari 2024.

"Mudah-mudahan paling lambat Akhir Januari selesai semua dan kita menatap 2024 tidak ada lagi beban," imbuhnya.

Lanjutnya, ini upaya maksimal Pemkab Kotim beberapa kali kita kementerian keuangan. Ia berharap ke depan TPP tidak lagi tersendat dan setiap bulan rutin dibayarkan. 

--page

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Kotim Ramadansyah mengatakan, dari total target pendapatan 2023 sesuai KMK mendapatkan dana kurang bayar tahun 2022-2023 totalnya Rp170 miliar. KMK itu berbunyi dicatat untuk pendapatan daerah tahun 2023 sehingga penerimaan pendapatan daerah tahun 2023 dari target Rp2,297 triliun tercapai Rp2,3 triliun lebih atau 101 persen.

"Insya Allah semua kewajiban terhadap ASN ataupun lainnya bisa terselesaikan awal bulan ini. Harusnya Desember kemarin tetapi masuknya persis di akhir 2023 sore sehingga teman-teman di BKAD tidak sempat untuk mengeluarkan atau membayarkan," ujar Ramadan. (DEWI PATMALASARI/Y)