PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Eko Marsoro menyampaikan perkembangan perdagangan luar negeri Kalteng.

"Ekspor Kalteng pada Maret 2024 senilai US$333,98 juta, turun 19,85 persen dibanding Februari 2024. Impor Kalteng pada Maret 2024 senilai US$7,96 juta, naik 28,39 persen dibanding Februari 2024," kata Eko pada Senin, 27 Mei 2024.

Eko mengatakan bahwa nilai ekspor Kalimantan Tengah pada Maret 2024 mencapai US$333,98 juta atau turun 19,85 persen dibanding ekspor Februari 2024, dan turun 28,68 persen dibanding ekspor Maret 2023.

"Batu bara, minyak kelapa sawit, kayu lapis, bijih zirkonium, niobium dan tantalum, lignit, serta kayu olahan merupakan komoditas utama ekspor Kalimantan Tengah selama Maret 2024," jelas Eko.

Sementara Jepang, India, dan Tiongkok menurutnya menjadi negara tujuan utama ekspor Kalimantan Tengah selama Maret 2024.

"Nilai impor Kalimantan Tengah selama Maret 2024 mencapai US$7,96 juta, naik 28,39 persen dibanding Februari 2024 dan naik 136,20 persen jika dibanding Maret 2023," bebernya.

Selanjutnya mesin sortir, pupuk, dan ketel uap serta aspal katanya merupakan komoditas utama impor Kalimantan Tengah selama Maret 2024.

"Malaysia, Tiongkok dan Fed. Russia merupakan negara utama asal impor Kalimantan Tengah selama Maret 2024," bebernya.

--page

Sementara neraca perdagangan luar negeri Kalimantan Tengah, lanjutnya, pada Maret 2024 mengalami surplus sebesar US$326,02 juta. (TESTI PRISCILLA/j)