PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Plt Kadisdik Kalteng Muhammad Reza Prabowo mengatakan, bullying adalah suatu tindakan atau perilaku yang dilakukan dengan cara menyakiti dalam bentuk fisik,verbal atau emosional/psikologis.

Kasus bullying katanya masih kerap terjadi di lingkungan sekolah. Untuk itu, saran darinya agar guru harus punya parameter mengamati dinamika kelas, kedekatan guru dan siswa harus dibina sesuai tingkat perkembangan siswa.

"Menangani kasus bullying dibutuhkan ekstra perhatian. Pertama perhatikan perilaku siswa yang memiliki watak dan kepribadian yang berbeda beda.Guru sangat tidak dianjurkan menghakimi korban bullying. Guru memang harus akrab dengan siswa bangun ramah komunikasi," katanya, Sabtu, 1 Juni 2024.

Tips darinya untuk meminimalisir dampak yang lebih berat dari tindak kekerasan/perundungan bully terhadap korban maupun pelaku. Peran orang tua guru itu sangat penting, peran yakni melakukan edukasi terhadap anak.

"Tidak kalah penting, untuk saling bersinergi dalam pelaksanaan pemenuhan hak anak, dalam rangka mencegah terjadinya perundungan di lingkungan sekolah serta penyalahgunaan obat-obat terlarang di lingkungan sekolah," jelasnya.

--page

Tambahnya, peran para pihak sekolah akan sangat diperlukan dalam melakukan pendekatan kepada anak didik, sehingga dapat memaksimalkan upaya mewujudkan perlindungan dan pemenuhan hak anak di lingkungan sekolah.

"Tindakan bullying dapat menyebabkan dampak negatif bagi anak, tidak hanya secara psikologis tapi juga termasuk dampak dalam merasa tertekan, minder , tidak percaya diri dan akhirnya anak tersebut menjauhi teman temanya itu dampaknya sangat luar biasa untuk psikologis anak. Untuk itu kita harus memerangi bullying ini dilingkungan pendidikan," mintanya. (MARINI/H)