BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, mencatat nilai transaksi pada gelaran Sampit Expo 2024, yang dilaksanakan selama delapan hari selama 8-15 Juni, mencapai sekitar Rp3 miliar.
"Alhamdulillah, perputaran uang yang terjadi selama kegiatan ini cukup bagus, yakni mencapai Rp3 miliar," kata Wakil Bupati Kotim Irawati di Sampit, Kalteng, Sabtu.
Ia menerangkan kegiatan berlangsung sukses dan disambut antusiasme masyarakat yang membuktikan perekonomian daerah mulai pulih dan berangsur membaik pascapandemi COVID-19.
Menurut dia, Sampit Expo 2024 telah memberikan pengaruh yang positif bagi percepatan pembangunan ekonomi daerah dengan memberikan ruang bagi para pelaku usaha untuk mempromosikan dan memasarkan produk-produk unggulan daerah kepada masyarakat luas.
"Berdasarkan pantauan kami, Sampit Expo ini berjalan sukses dan baik. Setiap stan memamerkan hasil karya UMKM binaan mereka, pelaku UMKM bisa memperkenalkan produk mereka dan di sisi lain juga sebagai hiburan masyarakat," ujarnya.
--page
Ia melanjutkan adanya Sampit Expo 2024 juga menjawab keinginan masyarakat Kotim yang haus akan hiburan, sebab memang di Kotim khususnya Kota Sampit jarang digelar kegiatan skala besar dan meriah.
Irawati pun berharap tahun depan dan selanjutnya Sampit Expo dapat kembali digelar tanpa ada halangan.
Ia juga berharap pemulihan ekonomi dapat terus berlangsung, tidak hanya ketika ada ajang seperti ini tetapi juga seterusnya.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang berkontribusi atas kesuksesan penyelenggaraan kegiatan Sampit Expo 2024 dan bersyukur karena seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, lancar dan kondusif.
Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kotim sekaligus Panitia Sampit Expo 2024 Zulhaidir menjelaskan kegiatan Sampit Expo bertujuan mempromosikan produk-produk unggulan daerah, memperkenalkan potensi ekonomi lokal, serta mempererat hubungan antara pelaku usaha dan masyarakat.
--page
Kegiatan juga bertujuan memperlihatkan capaian kinerja Pemkab Kotim yang diwakili oleh masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada.
Sampit Expo juga dibarengi dengan Kejuaraan Antarkampung (Tarkam) yang digelar oleh Kemenpora di Kotim.
Zulhaidir meneruskan Sampit Expo 2024 diikuti oleh 115 peserta yang terdiri atas pelaku UMKM dan badan usaha lainnya, instansi pemerintah, dan komunitas kreatif.
Antusiasme dari masyarakat juga sangat tinggi, terbukti meskipun hujan jumlah pengunjung mencapai 12.000 orang selama acara berlangsung.
Ia juga menyebutkan sejumlah capaian dan keberhasilan yang diraih dalam Sampit Expo 2024, mulai dari total transaksi mencapai Rp3 miliar, banyak produk lokal yang berhasil mendapatkan perhatian dan minat dari pengunjung, serta adanya kerja sama bisnis yang terjalin.
--page
Di samping itu, terjadi banyak interaksi dan kolaborasi antara peserta pameran dengan pengunjung yang diharapkan berlanjut di masa depan.
Ia berharap Sampit Expo 2024 dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah dan memberikan motivasi bagi UMKM lokal untuk berproduksi dan menambah jaringan usaha lebih baik lagi.
"Kami juga berharap Sampit Expo tahun depan sudah menggunakan gedung sendiri, sehingga penampilan dan pengelolaannya bisa lebih baik tentunya dengan dukungan pimpinan daerah," sebut Zulhaidir.
ANTARA









